TribunJateng/
Home »

Solo

Warga Banjarsari Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Toilet Ditutupi Ember

Lantas, Suparman langsung melapor kejadian pada Ketua RT setempat lalu dilanjutkan ke petugas Linmas.

Warga Banjarsari Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Toilet Ditutupi Ember
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Warga menunjukkan tembok yang sempat bercecer darah di tembok, Bromantakan, Punggawan, Banjarsari, Solo, Minggu (14/5/2017) siang 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Warga kampung Bromantakan RT 02 RW 04, Kelurahan Punggawan, Banjarsari, Solo menemukan mayat bayi tertelungkup dalam ember toilet pada Minggu (14/5/2017).

Toilet tersebut berada di sebuah warung Sate Kambing Ponorogo.

Seorang saksi, Suparman (65), mengatakan mayat bayi ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saya habis mengantar orang di gereja, pulang lewat (sekitar toilet) kok ada banyak darah, lalu saya bersihkan saya sentor," ungkap pria yang berprofesi sopir becak itu.

Lanjutnya, ia mencoba membersihkan tembok yang bercecer banyak darah.

"Eh pas buka ember la kok ada mayat bayi, jadi bayi telungkup di dalam ember ditutup dengan ember juga," ujarnya.

Lantas, Suparman langsung melapor kejadian pada Ketua RT setempat lalu dilanjutkan ke petugas Linmas.

"Sekitar pukul 07.15 polisi datang," katanya.

Ia memperkirakan, mayat bayi tersebut berusia selayaknya bayi yang sudah waktunya dilahirkan.

Namun, dirinya tidak menyangka bayi tersebut dalam keadaan mengenaskan tidak bernyawa.

"Darah berceceran di tembok ini yang masih menjadi misteri, entah bayi dilahirkan di sini (toilet) atau dibunuh di toilet," bebernya.

Adapun sumber lain, Bukit Nugroho (37) mengungkap, polisi membawa mayat bayi tersebut lengkap dengan ember menjadi barang bukti.

"Langsung dibawa tadi mayat bayi beserta ember," terangnya yang juga mengetahui kejadian tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, petugas kepolisian tengah mengumpulkan data terkait penemuan mayat bayi dalam ember.

Pantauan TribunSolo.com di tempat mayat ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB, toilet sudah bersih dari bercak darah. (Facundo Crysnha Pradipha)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help