TribunJateng/

Ujian Nasional

KHAWATIR, Pelaksanaan Ujian Nasional di SDN 2 Protomulyo Dihantui Penggusuran Proyek Tol

DEG-DEGAN, Puluhan Siswa SDN 2 Protomulyo Jalani Ujian Nasional Dihantui Penggusuran proyek jalan tol, Senin (15/05/2017).

KHAWATIR, Pelaksanaan Ujian Nasional di SDN 2 Protomulyo Dihantui Penggusuran Proyek Tol
TRIBUNJATENG/DINI
SD Negeri 2 Protomulyo di Dukuh Penjalin, Kaliwungu Selatan terdampak proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Meski begitu, pelaksanaan UN tingkat SD di sekolah tersebut berjalan lancar, Senin (15/05/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - SD Negeri 2 Protomulyo yang terletak di Dukuh Penjalin, Kaliwungu Selatan terdampak proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Meski begitu, pelaksanaan UN tingkat SD di sekolah tersebut berjalan lancar, Senin (15/05/2017).

Kepala Sekolah SDN 2 Protomulyo Kaliwungu Selatan, Temu Rahayu, mengungkapkan, sebanyak 36 siswa mengikuti UN Bahasa Indonesia di hari pertama tanpa ada masalah.

Sampai saat ini, Temu memaparkan belum ada aktivitas pembangunan proyek pembangunan jalan tol walau beberapa rumah sudah rata tanah dengan tanah. Sehingga aktivitas UN tidak terganggu.

SD Negeri 2 Protomulyo di Dukuh Penjalin, Kaliwungu Selatan terdampak proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Meski begitu, pelaksanaan UN tingkat SD di sekolah tersebut berjalan lancar, Senin (15/05/2017).
SD Negeri 2 Protomulyo di Dukuh Penjalin, Kaliwungu Selatan terdampak proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Meski begitu, pelaksanaan UN tingkat SD di sekolah tersebut berjalan lancar, Senin (15/05/2017). (TRIBUNJATENG/DINI)

Walau demikian, Temu mengaku khawatir pengerjaan proyek jalan tol dilakukan dalam minggu ini.

"Saya belum tahu kapan sekolah ini digusur. Saya takut bila dilakukan tiba-tiba, sebab bangunan rumah warga yang berada di sekitar sekolah sudah mulai diratakan," jelasnya pada Tribun Jateng.

Temu berharap pengerjaan proyek tersebut dilkukan saat libur sekolah. Selain itu, dia ingin
sebelum sekolah tersebut diratakan dengan tanah, bangunan sekolah pengganti sudah siap dipakai agar aktivitas di sekolah tidak terganggu.

Jika tidak, pihaknya sudah ada alternatif dengan menyewa gedung sekolah TPQ dan MI yang tidak jauh dari SD tersebut saat proses pembangunan berlangsung.

"Saya inginnya ya langsung pindah ke sekolah pengganti biar angkutnya sekali jalan soalnya bingung juga biaya angkutnya karena gak murah. Jika iuran dari wali murid dikira pungli, apa bisa ambil dana BOS?, " paparnya.

Meski belum dibayar, Temu mengungkapkan pihak desa sudah membeli tanah pengganti sekolah disiapkan di Dukuh Ngampon dengan luas lahan 1.800 meter persegi. Lahan tersebut menurut Temu, lebih luas dari lahan sekolah yang dibangun sejak 1975 yakni 1.300 meter persegi.

"Kami bayar uang muka dulu Rp 2 juta, yang penting sudah diurug dulu nanti sisa pembayaran menyusul kalau sekolah ini sudah dapat ganti rugi," imbuhnya.

Kabag Tata Pemerintahan Setda Kendal, Wahyu Hidayat mengatakan, selain SDN 2 Protomulyo, sekolah negeri yang terkena proyek Jalan tol Semarang Batang yakni, SDN 1 Sumbersari Ngampel, SDN 1 dan 2 Sumberagung Weleri serta SMPN 2 Pegandon di Ngampel.

Terkait ganti rugi, menurut Wahyu akan lebih baik jika diganti dengan dibuatkan gedung sekolah di tempat lain. Pasalnya, jika diganti dengan uang, akan merepotkan pihak sekolah karena harus mencari lahan dan membangun sendiri. (*)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help