TribunJateng/

Maksimalkan Talenta untuk Tuhan , Vokalis Power Slaves Visualisasikan Cerita Alkitab Lewat Lukisan

Ia membebaskan pengorder memilih pasal atau ayat dalam kitab suci itu yang ingin divisualisasikan.

Maksimalkan Talenta untuk Tuhan , Vokalis Power Slaves Visualisasikan Cerita Alkitab Lewat Lukisan
Tribun Jateng/Arief Novianto
Heydi Ibrahim menunjukkan lukisannya bertema cerita dalam Alkitab di rumahnya barui-baru ini 

 TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah lukisan tampak terpampang di dinding ruang tamu rumah Heydi Ibrahim (47), vokalis grup band Power Slaves, di Jalan Mentawai RT 04 RW 11, Griya Ungaran Residance, Gedanganak, Kabupaten Semarang.

Lewat model kartun animasi, tema ke-Kristen-an tertuang dalam karya-karya itu.

"Ini semua lukisan saya, temanya tentang cerita dalam Alkitab. Dari lukisan ini saya ingin membantu sesama, terutama jemaat dan gereja tempat saya beribadah," katanya, kepada Tribun Jateng, saat berkunjung ke rumahnya, baru-baru ini.

Pemilik nama asli Prahoro Prijo Utomo Martadi itu mengatakan, keinginannya membantu karena gereja tempatnya beribadah, yaitu House of Worship, GBI, yang hingga kini masih menyewa sebuah ruangan di Hotel C3, Jalan Raya Ungaran-Ambarawa, atau belum memiliki tempat ibadah sendiri.

"Dari situ saya tergerak. Saya ingin uang dari hasil penjualan lukisan saya ini bisa membantu. Yang jelas saya ingin memaksimalkan talenta yang saya miliki untuk Tuhan," ujarnya.

Pria kelahiran Solo itu berujar, hingga kini sudah membuat 11 karya yang semuanya belum terjual.

Sebagian masih di rumah, dan sebagian lagi dititipkan di sejumlah gereja.

Ia menargetkan minimal membuat 40-50 karya untuk bisa menggelar pameran, sekaligus menjualnya.

"Hanya saja, kalau sekarang sudah ada yang mau membeli lukisan saya, ya tetap akan saya jual. Soal harga saya belum memikirkan, tetapi saya percaya hasil penjualannya akan bisa digunakan untuk memberkati," urainya.

Ia mengaku belum tahu sampai kapan bisa menyelesaikan target jumlah lukisan untuk menggelar pameran itu.

Halaman
123
Penulis: arief novianto
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help