TribunJateng/

Perang Siber

Ini Korban-korban Serangan WannaCry

Serangan siber ransomware WannaCry 'memakan korban' tak kurang dari 200.000 komputer di 150 negara sejak Jumat (12/5/2017).

Ini Korban-korban Serangan WannaCry
AFP
Layar informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta di Jerman terinfeksi ransomware WannaCry. 

TRIBUNJATENG.COM - Serangan siber ransomware WannaCry 'memakan korban' tak kurang dari 200.000 komputer di 150 negara sejak Jumat (12/5/2017) , kata badan polisi Eropa, Europol.

Sejak itu, berbagai lembaga pemerintah, rumah sakit, dan perusahaan harus mengatasi serangan ini 'untuk membebaskan' komputer-komputer yang berhenti beroperasi.

Agar komputer bisa kembali dioperasikan, pelaku meminta imbalan uang..

Rusia

Pantauan hingga Senin (15/5/2017) memperlihatkan bahwa yang paling parah terkena serangan WannaCry adalah Rusia, kata perusahaan antivirus Rusia, Kaspersky Lab.

Ransomware ini antara lain menyerang Kementerian Dalam Negeri, perusahaan kereta, bank, dan Megafon, operator telepon genggam terbesar kedua di negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan sekitar 1.000 komputer dengan sistem operasi Windows diserang, namun ia mengatakan bahwa komputer-komputer tersebut sudah dilepas dari jaringan.

Meski demikian, server penting kementerian aman karena menggunakan perangkat lunak buatan dalam negeri, tambah juru bicara kementerian.

Menurut New York Times, salah satu perangkat lunak buatan dalam negeri adalah sistem operasi Elbrus yang pertama kali dikembangkan di era Uni Soviet.

 Jerman

Halaman
1234
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help