TribunJateng/

Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Pemalang Terganjal Tanah Wakaf

Pembebasan lahan jalan tol Pejagan- Pemalang Seksi III dan IV hampir selesai 100 persen.

Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Pemalang Terganjal Tanah Wakaf
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Jalan tol dilapisi beton lapis kerja atau lapis dasar (lean concrete/LC) setebal 10 sentimeter di Tol Pejagan-Pemalang seksi III di Kecamatam Dukuhturi Kabupatem Tegal. Rencananya, tol itu fungsional untuk mudik lebaran 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pembebasan lahan jalan tol Pejagan- Pemalang Seksi III dan IV hampir selesai 100 persen.

Saat ini, proses pembebasan terganjal status lahan yang merupakan tanah wakaf yang belum rampung.

Sebelumnya, pembebasan lahan juga terkendala putusan dari Mahakamah Agung (MA) yang tak kunjung turun.

Ada warga yang mengajukan kasasi keberatan atas nilai ganti rugi yang ditawarkan tim appraisal atau pembebasan lahan.

Persoalan itu sudah rampung karena keputusan dari MA sudah turun.

MA menolak kasasi empat warga Kabupaten Tegal.

"Tinggal lahan berstatus tanah wakaf yang belum bebas. Kalau lahan aset aset pemerintah daerah (pemda) sudah beres," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Pemalang Sularto, Selasa (16/5/2017).

Menurutnya, pihaknya tengah menunggu keputusan dari Kementerian Agama terkait pembebasan tanah wakaf.

"Kami sedang menunggu dari Kementerian Agama," jelasnya.

Saat ini, kata dia, proses pembebasan lahan sudah mencapai 99,33 persen.

Tinggal selangkah lagi, proses pembebasan lahan untuk pembangunan tol trans Jawa itu selesai.

Sementara, untuk pengerjaan jalan tol secara fugsional sudah mencapai 27 kilometer.

Total panjang tol Seksi III dan IV atau dari Brebes Timur hingga Sewaka Pemalang 37 kilometer.

"Secara fungsional, tinggal 10 kilometer lagi jalan tol sudah dilapisi lapis kerja atau dasar beton setebal 10 sentimeter," beber Pimpinan Proyek Pejagan Pemalang Toll Road (PTPR), Mulya Setiawan. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help