TribunJateng/

Mengenaskan, Kondisi Terakhir Rumah Mewah Juragan Warteg yang Berdiri di Tengah Jalan Tol

Sebelumnya, Sanawi keberatan dengan harga yang ditawarkan tim appraisal atau tim pembebasan lahan

Mengenaskan, Kondisi Terakhir Rumah Mewah Juragan Warteg yang Berdiri di Tengah Jalan Tol
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Rumah megah milik juragan warung Tegal (warteg) hingga saat ini masih berdiri kokoh di proyek jalan tol Pejagan- Pemalang Seksi III di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Selasa (16/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI - Rumah megah milik juragan warung Tegal (warteg) hingga saat ini masih berdiri kokoh di proyek jalan tol Pejagan- Pemalang Seksi III di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Selasa (16/5/2017).

Namun, rumah yang pemiliknya berada di Jakarta itu akan dibongkar dalam waktu dekat ini.

Tak Rela Dihargai Rp 1,5 Miliar, Rumah Bos Warteg Berdiri Kokoh di Tengah Jalan Tol Pejagan-Pemalang
Tak Rela Dihargai Rp 1,5 Miliar, Rumah Bos Warteg Berdiri Kokoh di Tengah Jalan Tol Pejagan-Pemalang (TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO)

Pembongkaran seiring dengan ditolaknya kasasi yang diajukan pemilik rumah, Sanawi.

"Kasasi ditolak Mahkamah Agung. Berkasnya sudah turun dan kami ambil di Pengadilan Negeri Slawi Kabupaten Tegal," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Pemalang Sularto, Selasa.

Sebelumnya, Sanawi keberatan dengan harga yang ditawarkan tim appraisal atau tim pembebasan lahan.

Kemudian, ia mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Slawi. Namun, karena gugatan yang diajukan sudah melampui waktu yang ditentukan, PN Slawi menolak.

Sanawi dan pengacaranya pun mengajukan kasasi ke MA.

Sularto mengatakan, dengan ditolaknya kasasi itu, pihaknya akan menyerahkan berkas itu ke Sanawi.

Satu unit rumah mewah dua lantai kokoh berdiri di tengah Jalan Tol Pejagan-Pemalang di Kabupaten Tegal Jateng. Rumah itu milik bos warteg, belum ada kesepakatan nilai ganti rugi, Selasa 18 April 2017
Satu unit rumah mewah dua lantai kokoh berdiri di tengah Jalan Tol Pejagan-Pemalang di Kabupaten Tegal Jateng. Rumah itu milik bos warteg, belum ada kesepakatan nilai ganti rugi, Selasa 18 April 2017 (TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO)

"Jika warga yang bersangkutan tidak mau menerima uang ganti rugi, maka langkah konsinyasi akan dilakukan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help