TribunJateng/

Perjalanan Firza Husein Hingga Jadi Tersangka Kasus Percakapan Pornografi

Firza Husein termasuk di antara 11 orang yang ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Keterangan ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Effendy Saragih, tegas dan jelas.

Ada pihak yang meminta dan ada yang sengaja membuat foto cabul di percakapan berkonten pornografi yang melibatkan Firza Husein dan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Kedua pelaku terancam hukuman berat karena polisi telah punya cukup bukti.

Semua berawal saat Firza Husein ditangkap polisi karena diduga terlibat permufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo pada Jumat (2/12/2016).

Firza Husein termasuk di antara 11 orang yang ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ketika kasus dugaan makar itu bergulir, tersiar video berisi potongan-potongan percakapan antara dua orang yang disebut Firza Husein dengan Rizieq Shihab.

Video tersebut diunggah ke situs "baladarizieq.com" pada 28 Januari 2017.

Polisi bergerak cepat, rumah Firza Husein pun digeledah.

Barang-barang di rumah Firza Husein, seperti sprei, televisi, hingga keramik di kamar mandi identik dengan latar belakang foto porno yang beredar.

Tapi pihak keluarga dan penasihat hukum Firza Husein punya pendapat lain.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help