TribunJateng/

TERLALU! Siswi Yang Diculik dan Ditelanjangi di Angkot, Ternyata Difoto dan Disebarkan

Bahkan, pelaku pun mengumbar foto gadis belia ini dalam keadaan telanjang melalui jejaring media sosial.

TERLALU! Siswi Yang Diculik dan Ditelanjangi di Angkot, Ternyata Difoto dan Disebarkan
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Aparat Polsek Ciledug, Tangerang, mengamankan sekelompok wanita muda yang menganiaya pelajar. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Benar-benar biadab apa yang dilakukan oleh sekelompok wanita muda ini.

Mereka menganiaya dan menelanjangi seorang korban, yang masih bertatus pelajar.

Para tersangka pun berhasil diamankan jajaran Polsek Ciledug, Tangerang pada Selasa (16/5/2017) malam.

Baca: MENGERIKAN! Siswi SMP Ini Ditelanjangi dan Disudut Rokok di Atas Mobil Angkot Yang Berjalan

Bahkan, pelaku pun mengumbar foto gadis belia ini dalam keadaan telanjang melalui jejaring media sosial.

"Setelah menganiaya dan menelanjangi korban, mereka foto dan menyebarkannya lewat akun BBM (Blackberry Massager)," ujar Ketua LBH Kosgoro Banten, Isram selaku Kuasa Hukum korban pada Rabu (17/5/2017).

Para tersangka yang diamankan ini di antaranya Dian (17), Yulia (21), Novita (20), dan Betharia (19).

Mereka melakukan perencanaan guna melancarkan aksi brutalnya tersebut.

Pelaku menyewa angkot C01. Kemudian mengajak korban.

Baca: Warga Kaget Dengar Teriakan Tolong dan Angkot Bergoyang-goyang,Ternyata Sopir Angkot Perkosa Gadis

Lalu, di dalam angkot tersebut para tersangka melancarkan aksi sadisnya ini. Lokasi persisnya berada di terowongan CBD Ciledug, Tangerang.

"Hubungan pelaku dengab korban ini teman Facebook, saling kenal di tongkrongan," ucapnya.

Peristiwa ini terjadi lantaran pelaku menaruh dendam terhadap korban.

Menurut pengakuan tersangka, korban kerap kali menjelek - jelekannya melalui akun Facebook.

"Kami bermohon kepada Komnas Perlindungan Anak agar bersama - sama mengawal proses hukum ini hingga tuntas agar korban mendapat rasa keadilan. Selain itu kami meminta Perlindungan Saksi dan Korban ke Komisi LPSK agar korban mendapatkan rasa aman dan nyaman. Sebab korban masih dalam bayang - bayang ketakutan serta gangguan psikologi," kata Isram.

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help