TribunJateng/

Ada Suami Palsu Ada Istri Palsu, Begini Cara Komplotan Kredit Fiktif Bobol 11 Unit BRI

Iwan memang memalskan semua data persyaratan untuk mengajukan kredit. Dia juga men-setting tujuh orang ini menjadi pasangan suami istri.

Ada Suami Palsu Ada Istri Palsu, Begini Cara Komplotan Kredit Fiktif Bobol 11 Unit BRI
TRIBUN JATENG/RAHARDYAN TRIJOKO P
Para saksi yang juga terdakwa menyampaikan keterangan mengenai kredit fiktif di depan majelis hakim PN Semarang, Kamis (18/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG. COM, SEMARANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang memeriksa tujuh saksi dalam kasus kredit fiktif yang terjadi di 11 unit BRI di Kota Semarang.

Pembobolan bank ini berlangsung dalam rentang waktu November 2016-Februari 2017.

Para saksi itu adalah Mundhi Mahardani, M Romadhon, Raden Tommy Miftakhurahman, Teguh Suryadi, Ragil Yudi Hermanto, Agus Tristanto alias Gepeng, dan Eka Diana Rachmawati.

Ketujuhnya selain menjadi saksi juga berstatus terdakwa pada kasus yang sama.

Mereka ternyata kompak menyatakan otak kredit fiktif itu adalah Iwan Prasetyawan Santoso, warga Pucanggading, Mranggen, Kabupaten Demak.

Komplotan ini mengajukan kredit fiktif di 11 unit BRI.

Masing-masing Unit Tanjung Mas, Johar, Pengaron, Abdulrahman Saleh, Majapahit, Semarang Timur, Semarang Barat, Ngaliyan, Bangetayu, Pedurungan, dan Mrican.

Terdakwa Ragil mengaku diminta Iwan menjadi pemohon kredit fiktif di dua kantor unit BRI.

Satu di antaranya adalah BRI Unit Abdulrahman Saleh.

Dia menggunakan syarat palsu untuk mengajukan kredit.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help