TribunJateng/

Bawang Putih Sumbang Inflasi Tertinggi di Jateng pada Mei Ini

Warga Jateng yang berlangganan listrik 900 VA ini cukup banyak. Jadi sangat berdampak kepada inflasi.

Bawang Putih Sumbang Inflasi Tertinggi di Jateng pada Mei Ini
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Hamid Ponco Wibowo (tengah) menyampaikan persiapan Bank Indonesia menjelang Ramadan tahun ini, Kamis (18/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mencermati perkembangan harga terkini kebutuhan pokok, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah memprediksi inflasi pada Mei ini meningkat.

Kepala Kantor BI Perwakilan Jateng, Hamid Ponco Wibowo, menyebut kenaikan itu terjadi seiring meningkatnya harga komoditas makanan memasuki bulan Ramadan.

"Yang naik terutama komoditas hortikultura, antara lain bawang putih dan cabai merah. Kemudian daging ayam ras dan telur ayam ras," jelas Hamid dalam konferensi pers persiapan menghadapi Ramadan, Kamis (18/5/2017).

BI juga memperkirakan masih ada tekanan harga yang berasal dari dampak lanjutan kenaikan tarif listrik.

"Warga Jateng yang berlangganan listrik 900 VA ini cukup banyak. Jadi sangat berdampak kepada inflasi," jelas dia.

Berdasarkan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) M.II Mei 2017, Jawa Tengah diperkirakan mengalami inflasi 0,39% (mtm).

Adapun Kota Semarang sampai dengan Minggu III Mei ini diperkirakan mengalami inflasi 0,51% (mtm).

Komoditas potensial penyumbang inflasi terbesar di Jawa Tengah sampai dengan Minggu II Mei 2017 adalah bawang putih (0,19%), telur ayam ras (0,07%), cabai merah (0,05%), bensin (0,03%), beras (0,02%), rokok kretek, dan rokok kretek filter (0,01%).

Komoditas yang diperkirakan akan mengalami deflasi adalah bawang merah (-0,01), kangkung (-0,01), gula pasir (-0,01%), dan semen (-0,01%). (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help