TribunJateng/

PSIS Semarang

DUH, Jauh Datang dari Pekalongan sejak Pagi, Suporter PSIS Ini Kecewa karena Kehabisan Tiket

Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) PSIS Semarang, Pujianto pihak Panpel telah mencetak kurang lebihnya 13.000 ribu tiket

DUH, Jauh Datang dari Pekalongan sejak Pagi, Suporter PSIS Ini Kecewa karena Kehabisan Tiket
Tribun Jateng/hesty imaniar
Suasana Stadion Jatidiri pada laga PSIS vs PPSM, Kamis (18/5/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belasan ribu pendukung serta masyarakat Semarang tampak tumpah ruah di Stadion Jatidiri Semarang, kala Laga lanjutan Liga 2 Grup 4, antara tuan rumah PSIS Semarang kontra PPSM Magelang berlangsung, Kamis (18/5/2017) malam.

Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) PSIS Semarang, Pujianto pihak Panpel telah mencetak kurang lebihnya 13.000 ribu tiket.

Sementara berdasarkan pantauan dari Tribun Jateng, di beberapa penjaga box penjualan tiket, tiket sudah terjual semua atau sold out.

Bahkan, pendukung PSIS Semarang yang jauh-jauh datang dari Pekalongan pun harus gigit jari sesaat mereka tiba di stadion home base PSIS itu.

"Kami berempat datang dari Pekalongan tadi jam 10.00 pagi, dan kami pun tidak tahu jika ketika kami sampai ke Semarang macet total. Maka dari itu, sampai di stadion kami mengalami keterlambatan. Ditambah kami pun tidak terlalu hafal jalan menuju stadion ini, " kata Nailu (23) yang datang bersama tiga teman lainnya dengan mengenakan kostum jersey PSIS, Kamis (18/5/2017) malam.

Mereka mengaku sesampainya di Stadion Jatidiri Semarang tidak mendapatkan tiket, lantaran tiket terjual habis.

"Sampai di sini tidak mendapatkan tiket, karena habis. Tentunya kami kecewa, karena kami jauh-jauh datang dari Pekalongan justru tidak bisa menyaksikan pertandingan ini secara langsung di stadion, " jelas Ahmad Toni (22).

Disisi lain, kondisi didalam stadion pun penuh dengan pendukung PSIS Semarang. Tampak semua tribun yang ada dipenuhi oleh pendukung PSIS. Bahkan, tribun selatan yang saat ini masih ditutup karena tengah dalam kondisi renovasi.

Sementara itu, dari hasil pantauan Tribun Jateng juga, beberapa oknum polisi pun juga masih memanfaatkan kesempatan untuk memasukkan beberapa orang yang dibawanya. Dengan menerobos pintu VIP yang menggunakan sistem barkode, oknum kepolisian tersebut masih nampak leluasa memasukkan orang tanpa izin dari pihak Panpel. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help