TribunJateng/

Jasa Raharja Beri Santunan pada Keluarga Korban Tewas Kecelakaan di Pasar Induk Brebes

Ahli waris korban tewas dalam kecelakaan di Pasar Induk Brebes Jalan Jenderal Soedirman, Brebes, telah menerima santunan kematian

Jasa Raharja Beri Santunan pada Keluarga Korban Tewas Kecelakaan di Pasar Induk Brebes
istimewa
Petugas Jasa Raharja serahkan santunan kematian ke keluarga kecelakaan pasar Induk Brebes, Kamis (18/5/2017).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Ahli waris korban tewas dalam kecelakaan di Pasar Induk Brebes Jalan Jenderal Soedirman, Brebes, telah menerima santunan kematian sebesar Rp 25 juta dari Jasa Raharja Jate g pada Kamis (18/5/2017) siang.

Hal itu diungkapkan Adhitya, Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Tingkat 1 Tegal dalam keterangan yang diterima tribun.

"Santunan sudah langsung kami bayarkan," katanya.

Adapun korban tewas adalah Pedagang sayuran bernama Fitri Ningsih (50) warga Desa Wanasari, Kecamatan Wanasari, Brebes.

Pihaknya juga menerbitkan surat jaminan pada RSUD Brebes untuk jaminan biaya perawatan sebesar Rp 10 juta.

Empat korban luka ringan yakni, Dasripah (43) warga Wanasari, Warniti (60) warga Desa Padasugih, Siti Komariah (29) warga Desa Siasaem, dan Waryan (40) warga Desa Wanasari.

"Status seluruh korban adalah terjamin UU no.34 tahun 1964," tambah kepala Cabang PT Jasa Raharja Jateng, Harwan Muldidarmawan.

Sebelumnya, Satu unit truk kontainer bernomor polisi B 9535 P menyeruduk sejumlah kendaraan yang sedang diparkir di dekat Pasar Induk Brebes Jalan Jenderal Soedirman, Brebes, pukul 05.00 WIB, Kamis (18/5/2017).

Truk membawa peti kemas itu menabrak mobil pikap bernomor polisi Z 8314 WP, sepeda motor skutik bernomor polisi B 6056 IG, dan satu becak.

Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Satlantas Polres Brebes, Iptu Dwi Himawan Chandra mengatakan, selain menabrak kendaraan yang tengah diparkir, kontainer juga menabrak kios rokok dan sejumlah pedagang sayur.

"Lima pedagang sayur menjadi korban. Satu meninggal dunia di lokasi, dan empat mengalami luka ringan," kata Himawan.

Di areal pasar induk itu, setiap paginya banyak pedagang sayur yang membuka lapak di trotoar yang seharusnya untuk pedesterian atau pejalan kaki. (*)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help