TribunJateng/

Kumpulkan Dana Pihak Ketiga, BPR Pasar Boja Tawarkan Hadiah Wisata ke Luar Negeri

Syaratnya, nasabah harus mempunyai deposito minimal Rp 100 juta yang disimpan dalam tempo 6 bulan dan 12 bulan.

Kumpulkan Dana Pihak Ketiga, BPR Pasar Boja Tawarkan Hadiah Wisata ke Luar Negeri
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Direktur BPR Pasar Boja, Budi Santoso, menyerahkan hadiah paket wisata ke luar negeri dalam pengundian Deposito Vaganza XII di Sixteen 8 Resto, Semarang, Rabu (17/5/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pasar Boja menawarkan paket wisata ke luar negeri kepada nasabahnya.

Tawaran tersebut bertujuan memacu perolehan dana pihak ketiga (DPK) berupa deposito.

Rekreasi ke mancanegara tersebut merupakan hadiah program Deposito Vaganza periode XIII.

Terdiri atas dua paket wisata ke Korea Selatan dan satu paket wisata ke Thailand.

"Tiga paket wisata itu adalah hadiah utama bagi nasabah deposito kami. Satu paket untuk dua orang. Jadi total akan ada enam orang yang akan kami berangkatkan wisata ke luar negeri," kata Direktur BPR Pasar Boja, Budi Santoso, dalam gathering Deposito Vaganza dan launching program ke-13 di Sixteen 8 Resto, Rabu (17/5/2017) malam.

Syaratnya, nasabah harus mempunyai deposito minimal Rp 100 juta yang disimpan dalam tempo 6 bulan dan 12 bulan.

Bunga yang diberikan sebesar 8,75%.

Melalui deposito, Budi menargetkan mampu meraup dana murah sebesar Rp 8 miliar pada tahun ini.

Jadi total deposito yang terkumpul akan mencapai Rp 70 miliar.

"Pada 2016, pencapaian Deposito Vaganza sebesar Rp 45 miliar. Kemudian tumbuh 36% hingga April 2017 menjadi Rp 61 miliar lebih. Targetnya ada tambahan di atas Rp 8 miliar hingga akhir tahun sehingga meningkat menjadi Rp 70 miliar," jelasnya.

Dari data kinerja 2016, total DPK BPR Pasar Boja yang meliputi tabungan dan deposito tumbuh Rp 18,864 miliar atau 20,57%.

Dari sebelumnya Rp 91,669 miliar pada Desember 2015 menjadi Rp 110,564 miliar pada Desember 2016.

"Kami targetkan DPK naik pada 2017 ini menjadi Rp 120 miliar dari tahun lalu Rp 110,564 miliar," tandasnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help