TribunJateng/

SEDIH, Dari Dalam Sungai yang Keruh, Sapuan Mengeluarkan Buah Hatinya yang Baru Berusia 2 Tahun

Muhammad Sajuyaman (2) diangkat dari dasar sungai oleh ayahnya sendiri (32) dalam kondisi tidak bernyawa

SEDIH, Dari Dalam Sungai yang Keruh, Sapuan Mengeluarkan Buah Hatinya yang Baru Berusia 2 Tahun
Tribun Jateng/rival al manaf
Warga melihat lokasi tenggelamnya balita di Sungai Tuntang Lama, Demak, Kamis (18/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seorang balita meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Tuntang Lama, Demak, Kamis (18/5/2017).

Muhammad Sajuyaman (2) diangkat dari dasar sungai oleh ayahnya sendiri (32) dalam kondisi tidak bernyawa.

Warga Dukuh Panjunan RT 02 Rw 01 Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang tersebut awalnya membiarkan anak bermain di depan rumah.

"Balita itu awalnya main dengan teman-temannya, ayahnya masuk ke dalam sekitar pukul 10.00," terang Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo.

Saat suara riuh anak-anak bermain mulai tak terdengar Sapuan kemudian keluar rumah untuk melihat anaknya.

"Saat keluar ternyata sudah sepi, dan ia melihat bagian sungai ada yang keruh dan spontan langsung nyebur ke sungai untuk mencari anaknya," beber Sutomo.

Di sungai berkedalaman sekitar 1,5 meter itu Sapuan berhasil mengangkat anaknya. Setelah itu ia dibantu warga membawanya ke Puskesmas Bonang 1.

Sayang, setelah dilakukan pemeriksaan Sajuyaman dinyatakan meninggal dunia.

"Keluarga ikhlas, tidak ingin dilakukan otopsi, selanjutnya jenasah dikembalikan untuk dikebumikan," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help