TribunJateng/

Akhir Pelarian 'Si Kolor Ijo' Pembunuh 23 Wanita Dengan Ditusuk Kemaluannya

Dalam berkas perkara, Iqbal terbukti melakukan pembunuhan berencana dan penganiayaan berat terhadap 23 wanita di Luwu Timur.

Akhir Pelarian 'Si Kolor Ijo' Pembunuh 23 Wanita Dengan Ditusuk Kemaluannya
Ivan Ismar/tribunlutim.com
Mayat Ikbal alias Bala (34) dikenal kolor ijo Luwu Timur di RSUD I Lagaligo Jl Sangkurwira, Desa Bawalipu, Wotu. (Ivan Ismar/tribunlutim.com) 

TRIBUNJATENG.COM, WOTU -- Agus Melas, pengacara terpidana mati kasus pembunuhan dan penusukan kelamin 23 wanita di Luwu Timur, Ikbal alias Bala alias Kolor Ijo, menyempatkan selfie dengan latar mayat Ikbal setibanya di kamar mayat RSUD I Lagaligo, Jl Sangkurwira, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (18/5/2017).

Agus Melas selfie dekat mayat kliennya Ikbal alias Bala dikenal kolor ijo Luwu Timur. (handover)
Agus Melas selfie dekat mayat kliennya Ikbal alias Bala dikenal kolor ijo Luwu Timur. (handover) (Handover)

Agus selfie saat mayat kolor ijo diperiksa perawat rumah sakit.

Di beberapa bagian tubuh kolor ijo terdapat luka lubang tertembus peluru.

"Iya betul, itu mayat kolor ijo," kata Agus memastikan bahwa mayat tersebut adalah kliennya saat diwawancara tribuntimur.com di RSUD I Lagaligo.

Agus menambahkan, mayat kolor ijo malam tadi juga akan dibawa ke RS Bahayangkara Makassar.

Kolor ijo kabur bersama Rizal Budiman dan Tajrul Kalibaren dari Lapas Klas 1 Makassar, Makassar, Sulsel pada Minggu (7/5/2017).

Kolor ijo pembunuh dan penganiaya puluhan wanita di Luwu Timur tewas tertembak saat ditangkap di Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (18/5/2017) siang.

Dalam berkas perkara, Iqbal terbukti melakukan pembunuhan berencana dan penganiayaan berat terhadap 23 wanita di Luwu Timur.

Bahkan, dari puluhan wanita yang ditusuk alat vitalnya, seorang diantaranya tewas mengenaskan.

Kejahatan yang dilakukan Iqbal terbilang luar biasa atau extraordinary crime.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help