TribunJateng/

Beredar Foto Kebersamaan Banser dan FPI di Banyumas, PC Ansor: Prinsip Kebangsaan Kami Beda!

Foto kebersamaan Banser dan FPI pada acara pengajian di Ponpes Attaujih Leler, Kebasen Banyumas ramai diperbincangkan di dunia maya

Beredar Foto Kebersamaan Banser dan FPI di Banyumas, PC Ansor: Prinsip Kebangsaan Kami Beda!
istimewa
Foto momen kebersamaan FPI dan Banser Banyumas pada acara pengajian Ponpes Attaujih, Leler Banyumas. 

Laporan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Foto kebersamaan Banser dan FPI pada acara pengajian di Ponpes Attaujih Leler, Kebasen Banyumas ramai diperbincangkan di dunia maya.

Foto itu diambil saat momentum pengamanan Banser dan FPI pada pengajian di Ponpes yang diasuh oleh KH Zuhrul Anam atau biasa dipanggil Gus Anam. Dia adalah menantu kyai karismatik, KH Maemun Zubair.

Akun Front Pembela Islam mengupload foto-foto kebersamaan Banser dan FPI disertai catatan tertulis pada beranda medsos.

Catatan itu menyebut, FPI dan Banser Banyumas mulai bersatu dan diharap menular ke daerah lain.

PC Ansor Banyumas menepis isu yang menyebut, Front Pembela Islam (FPI) dan Banser bersatu di Banyumas.

"Foto foto ini menyebar luas di Medsos , dengan isu yang dikelola seolah-olah Banser bersatu dengan FPI di Banyumas. Mayoritas opini dibuat oleh kelompok FPI yang tentu saja menguntungkan pihaknya dan lebih banyak merugikan Banser,"kata Wakil Ketua III PC Ansor Banyumas Bidang Kebanseran Andry Widyanto, Jumat (19/5)

Andry mengungkapkan, kehadiran Banser ke Ponpes Leler atas permintaan pengelola pesantren untuk membantu pengamanan pengajian. Demikian halnya FPI yang diundang untuk kepentingan sama.

Ia membantah terjadi kesepakatan antara Banser dan FPI bersatu di Banyumas menyusul pertemuan itu. Kedua Ormas, menurut Andry, memiliki prinsip kebangsaan dan kenegaraan yang berbeda.

Banser Banyumas tetap komitmen dengan arah kebijakan PBNU setia dalam menjaga dan mempertahankan NKRI serta ideologi Pancasila.

"Prinsip Banser tidak pernah berubah apalagi bercampur dengan Ormas lain yang bertentangan dengan NU,"katanya

Andry menegaskan, kebersamaan Banser dengan FPI di Leler hanyalah kebetulan karena dipertemukan dalam acara yang sama.

Pengasuh Ponpes Leler, Gus Anam cukup populer di Banyumas. Terlebih, dia berstatus menantu ulama karismatik di jajaran PBNU, KH Maemun Zubair. Karena itu, Banser selalu hadir jika dibutuhkan untuk mengawal kepentingan Pesantren dan ulama NU.

"Hak pribadi Gus Anam untuk dekat dengan siapa saja. Kedekatannya dengan FPI tidak ada hubungannya dengan organisasi Banser dan NU di Banyumas," tegasnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help