TribunJateng/

Liga 2 Indonesia

Pelatih PSIR Beri Peringatan Keras Bagi Kiper Yogi, Kesempatan Terakhir Lakukan Pembuktian

Warning ini terutama ditujukan bagi seluruh pemain termasuk sang kiper Yogi yang menjadi pilar terakhir pertahanan Laskar Dampo Awang

Pelatih PSIR Beri Peringatan Keras Bagi Kiper Yogi, Kesempatan Terakhir Lakukan Pembuktian
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Pemain PSIS Semarang (biru) berebut bola dengan pemain PSIR Rembang pada pertandingan Indonesia Soccer Championship B di stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (20/8/2016). PSIS Semarang memenangkan 1-0 dari PSIR Rembang. 

TRIBUNJATENG.COM - Berstatus sebagai tim tuan rumah, PSIR Rembang yang akan menjamu Sragen United di pertandingan terakhir fase grup 4 Liga 2 sebelum jeda puasa, bertekad untuk tak ingin membuat kesalahan agar bisa mengamankan poin penuh di Stadion Krida, Rembang, Minggu (21/5/2017) nanti.

Warning ini terutama ditujukan bagi seluruh pemain termasuk sang kiper Yogi yang menjadi pilar terakhir pertahanan Laskar Dampo Awang.

Pelatih PSIR Hadi Surento mengungkapkan kemungkinan belum akan melakukan perubahan atau rotasi pemain termasuk di pos kiper.

Menurutnya komposisi pemain yang ada masih cukup baik, apalagi kemarin mampu menahan imbang PSIS Semarang. Khusus bagi kiper, Hadi mengingatkan agar bisa lebih disiplin untuk menjaga jala PSIR Rembang meminimalisir terjadinya gol di kandang.

"Terutama bagi kiper saya tetap akan menempatkan Yogi disitu. Ini kesempatan terakhir buat dia pembuktian. Saya sudah ingatkan jangan kendor dan lengah apalagi blunder. Kesalahan kemarin lantaran ada miss dan gagalnya kiper mengantisipasi bola di udara. Jika sampai ada kesalahan ya sudah bisa ada kemungkinan diganti nanti," tegasnya, Jumat (19/5/2017).

Hadi Surento menyatakan masih buta dengan kekuatan tim lawan. Namun ia memperkirakan, kekuatan Sragen United hampir sama dengan Persipur Purwodadi yang mengandalkan serangan-serangan balik dan umpan silang bola lambung.

"Kami tidak boleh lagi bermain imbang. Kalau imbang ya sama saja kalah. Target harus menang. Kami harus amankan poin penuh untuk bisa naik ke papan atas klasemen atau zona lolos ke babak selanjutnya di Liga 2 Indonesia," paparnya.

Selain menyoroti soal kinerja kiper, Hadi juga menekankan barisan depan agar mempertajam penyelesaian akhir. Ia menyebut dari dua pertandingan terakhir timnya sebetulnya punya banyak peluang untuk cetak gol sayang tak mampu dimaksimalkan.

"Iya kami juga dua hari ini trrus mengasah ketajaman lini depan. Sebagai tuan rumah skema menyerang adalah pilihan yang harus dijalankan tetapi sekuat menyerang jika tak mampu cetak gol juga percuma. Maka penyelesaian akhir mutlak harus bisa dimaksimalkan," terangnya.

Akhir pekan nanti, PSIR akan menghadapi Sragen United, yang notabene sekarang berada di peringkat kelima klasemen sementara grup 4 dengan torehan poin empat. Sementara PSIR saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara atau di zona play-off dengan raihan poin enam. (*)

Penulis: galih priatmojo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help