TribunJateng/

BPJS Kesehatan Gelar Gebyar Prolanis

Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif terhadap peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis

BPJS Kesehatan Gelar Gebyar Prolanis
Tribun Jateng/hermawan endra
Gebyar Prolanis digelar di Jalan Jatingaleh III/37 Candisari, Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan mengajak peserta JKN-KIS se-Indonesia yang tergabung dalam Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik dalam acara Gebyar Prolanis.

Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif terhadap peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus dan Hipertensi, untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

“Melalui kegiatan Gebyar Prolanis, kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi, kita sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat,” jelas Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Maya Amiarny Rusady.

Acara Gebyar Prolanis ini dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian kegiatan seperti senam Prolanis, edukasi kesehatan kepada masyarakat, pemeriksaan penunjang gratis bagi peserta Prolanis, lomba cerdas cermat antar Klub Prolanis, Best Practice Sharing, serta beragam kegiatan menarik lainnya.

Adapun sasaran kegiatan tersebut meliputi 5.342 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 6.468 Klub Prolanis, dan 101.486 peserta Prolanis yang tersebar di 288 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Sementara itu, hingga April 2017, tercatat secara nasional ada 302.325 peserta Prolanis Diabetes Mellitus dan 334.979 peserta Prolanis Hipertensi.

"Untuk KCU Semarang mancukup wilayah kerja Kota Semarang dan Kabupaten Demak ada 31.863 peserta Prolanis Diabetes Mellitus dan 9.887 peserta Prolanis Hipertensi. Sedangkan jumlah klub 572 buah dengan provaider 326 FKTP," imbuh Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer (MPKP) BPJS Kesehatan KCU Semarang, HS Rumondang Pakpahan.

Di Semarang, Gebyar Prolanis digelar di Jalan Jatingaleh III/37 Candisari, Semarang dengan provaider dokter keluarga, dr Sri Mugiarti, Sabtu (20/5). Sejak lima tahun bergabung dengan BPJS Kesehatan, Sri telah memiliki 2.000 pasien BPJS yang 10 persen diantaranya termasuk peserta prolanis.

Menurutnya banyak keuntungan yang didapat apabila menjadi peserta prolanis, antara lain mendapatkan perhatian khusus dalam pengobatan seperti memperoleh obat setiap bulan, cek kesehatan dan pemberian edukasi secara gratis. Hanya saja untuk menjadi peserta pronalis adalah mereka yang minimal berusia 30 tahun dan mendapat rekomendasi dari dokter provider BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, juga dipromosikan Mobile Screening sebagai salah satu fitur dalam aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang sangat berguna untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini.

Halaman
12
Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help