TribunJateng/
Home »

Jawa

HEBOH, Polisi Tangkap Tangan Sindikat Calo Perekrutan Calon Polisi, Ada Oknum Bintara Terlibat

Supaya REP bisa masuk polisi di jalur bintara, keluarga korban sampai menjual sawah. Mereka memang ingin menjadikan anaknya polisi.

HEBOH, Polisi Tangkap Tangan Sindikat Calo Perekrutan Calon Polisi, Ada Oknum Bintara Terlibat
TRIBUNNEWS
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Sepak-terjang makelar perekrutan calon polisi dari jalur Bintara dan Taruna 2017 dibongkar Bidang Propam Polda Jatim.

Kasus ini diduga melibatkan oknum bintara dan perwira.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini berlangsung pada 27 April lalu.

"Sudah saya cek ke Kabid Propam dan memang itu benar. Kapolda menegaskan, siapa pun yang melakukan akan mendapat punishment. Bisa dipindah ke luar Jatim," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (19/5/2017).

Seorang polisi yang ditangkap berpangkat Brigadir berinisial MJ, berdinas di Polres Tulungagung.

Ia dianggap mensponsori perekrutan anggota polisi berinisial REP, pendaftar dari Nganjuk.

Ketika OTT berlangsung, petugas Subbid Paminal Propam Polda Jatim menyita uang Rp 380 juta, buku tabungan BRI dan kartu ATM atas nama MJ, buku tabungan BRI dan ATM atas nama GG, ponsel milik Brigadir MO, serta Blacberry dan ponsel lain milik Brigadir MJ.

Kabar yang berkembang, MJ dan krunya membanderol harga Rp 525 juta.

Namun, uang yang diserahkan keluarga korban REP baru Rp 380 juta.

Sisanya masih menunggu proses perekrutan selesai.

Supaya REP bisa masuk polisi di jalur bintara, keluarga korban sampai menjual sawah.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help