TribunJateng/

Tabrakan Maut Avanza dan KA Argo

Penumpang Kereta Merasakan Hentakan Kuat. Saat Melihat Keluar Pemandangannya Sungguh Mengerikan

Mobil lalu terbakar setelah terseret hingga masuk Stasiun Sedadi, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan

Penumpang Kereta Merasakan Hentakan Kuat. Saat Melihat Keluar Pemandangannya Sungguh Mengerikan
KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (20/5/2017) pagi sekitar pukul 10.40 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Mobil Toyota Avanza silver berpelat B 1937 UZQ yang tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 10.40 WIB, terseret hampir satu kilometer.

Mobil lalu terbakar setelah terseret hingga masuk Stasiun Sedadi, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.

"Dari dalam saya merasakan hentakan kuat dan bunyi braaaakkkk. Sebelumnya saya dengar bunyi klakson kereta api. Ternyata kecelakaan. Saya kebetulan duduk di gerbong paling ujung, terseret hampir satu kilometer," kata seorang penumpang kereta api, Budi Kurniawan (60), warga Surabaya kepada Kompas.com.

Semula, mobil tersebut diketahui melaju dari arah utara menuju selatan.  Saat hendak melintasi rel kereta api, mobil tertabrak Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Empat penumpang minibus tewas di lokasi kejadian. Kondisi mobil hancur dan terbakar, termasuk keempat korban.‎‎

"Empat korban tewas. Kami masih mendata," kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.‎

‎Kejadian ini memancing rasa penasaran warga setempat. Warga mengerubungi lokasi kejadian hingga polisi sibuk mengamankan lokasi.

(*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help