TribunJateng/

Warga Banjarnegara Heboh Bayi Baru Lahir Hilang, Faktanya Sungguh Mengejutkan dan Bikin Geram

Keberadaan bayi malang itu masih misteri. Sang ibu, Merlin, lebih banyak menyengguk dan nyaris tak sadarkan diri karena meratapi anaknya yang hilang.

Warga Banjarnegara Heboh Bayi Baru Lahir Hilang, Faktanya Sungguh Mengejutkan dan Bikin Geram
Net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -- Warga Desa Danaraja, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara digegerkan dengan hilangnya bayi laki-laki berusia tiga minggu putra pasangan muda Sarwidi dan Merlin, Jumat siang (20/5).

Keberadaan bayi malang itu masih misteri. Sang ibu, Merlin, lebih banyak menyengguk dan nyaris tak sadarkan diri karena meratapi anaknya yang hilang.

Beragam spekulasi pun muncul menyusul kejadian tersebut.

Sempat tersiar kabar, bayi itu tiba-tiba hilang saat berada di rumah mertua Merlin di dusun Danaraja, desa Danaraja. Merlin dan dua anaknya baru tiga hari tinggal di rumah mertua bersama sang suami.

Belakangan, muncul spekulasi baru menyusul pengakuan seorang warga yang melihat perempuan mirip Merlin sempat pergi ke kampung sebelah, dusun Kalimendong, bersama bayinya sebelum peristiwa terjadi.

"Setelah kejadian itu, warga ramai membicarakan ada bayi hilang. Saya jadi berpikir, apa benar perempuan yang sempat saya lihat itu adalah ibu bayi itu,"kata Adit, warga RT 2 RW 1 dusun Pulasari, desa Danaraja, Purwanegara, Sabtu (20/5).

Sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (19/5), Adit tengah nongkrong di perempatan Kalimendong, desa Danaraja.
Ia melihat, seorang perempuan muda berbaju hijau dengan bawahan celana bermotif kembang turun dari mobil angkutan yang melaju dari arah timur.

Ia sambil menggendong bayi yang dibungkus selimut hijau. Adit memerhatikannya seksama. Ia sempat mengira itu adalah tetangganya.

"Saya kira tetangga saya, mau saya antar. Ternyata bukan warga kampung sini, jadi saya biarkan,"katanya

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help