TribunJateng/

Kasus Pembunuhan

SLAMET Jalani Reka Ulang Pembunuhan terhadap Mutoharoh di Kamar Hotel

Pelaku pembunuhan di Hotel Rejo Podomoro, Kabupaten Pekalongan, Vicky Imam Setyawan alias Slamet (21) menjalani reka ulang.

SLAMET Jalani Reka Ulang Pembunuhan terhadap Mutoharoh di Kamar Hotel
tribunjateng/muh radlis
Pelaku pembunuhan di Hotel Rejo Podomoro, Kabupaten Pekalongan, Vicky Imam Setyawan alias Slamet (21) menjalani reka ulang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pelaku pembunuhan di Hotel Rejo Podomoro, Kabupaten Pekalongan, Vicky Imam Setyawan alias Slamet (21) menjalani reka ulang.

Kasus yang membuat Mutoharoh (22) tewas itu direkaulang oleh penyidik Sat Reskrim Polres Pekalongan di Hotel Rejo Podomoro, Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Selasa (23/5/2017).

Dalam reka ulang itu, Slamet memperagakan 14 adegan.

Pelaku pembunuhan di Hotel Rejo Podomoro, Kabupaten Pekalongan, Vicky Imam Setyawan alias Slamet (21) menjalani reka ulang.
Pelaku pembunuhan di Hotel Rejo Podomoro, Kabupaten Pekalongan, Vicky Imam Setyawan alias Slamet (21) menjalani reka ulang. (tribunjateng/muh radlis)

Mulai saat Slamet dan korban bertemu, berboncengan ke hotel, cekcok yang berakhir tewasnya korban hingga pelarian Slamet ke rumah rekannya.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan, reka ulang adegan pembunuhan itu dibagi dalam tiga tahap.

"Pra eksekusi, eksekusi dan pasca eksekusi. Total ada 14 adegan," ujar Agung.

Agung mengatakan, reka ulang ini dilakukan untuk mencocokkan keterangan pelaku dan saksi saksi di lokasi.

Selain itu, untuk menyegarkan kembali ingatan pelaku terkait adegan pembunuhan.

"Tujuannya untuk menyegarkan ingatan pelaku, siapa tau ada detail adegan yang dia lupa. Juga untuk meyakinkan penyidik," katanya.

Hingga saat ini, kata Agung, Slamet masih disangkakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat perempuan diduga korban pembunuhan ditemukan di dalam kamar Hotel Rejo Podomoro, Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Rabu (17/5/2017) malam.

Mayat tanpa identitas tersebut diduga dibunuh oleh seorang pria yang menemaninya masuk ke dalam hotel.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Jateng, di tubuh korban ditemukan beberapa luka lebam di mata kiri dan tangan kanan.

"Ada luka di mata kiri, yang jelasnya masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto, Rabu (17/5/2017) malam. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help