TribunJateng/
Home »

Jawa

Sebelum Membegal, Para Pelajar Ini Berpesta Miras Supaya Berani

Petugas menyita barang bukti sebilah parang, sabuk yang dipakai memukul korban, dan tiga motor milik korban dan pelaku.

Sebelum Membegal, Para Pelajar Ini Berpesta Miras Supaya Berani
SURYA/FATKHUL ALAMY
Tiga begal dan barang bukti diperlihatkan polisi di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Minggu (28/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Masih berusia belia, jam terbang dua pelajar, EN (16) dan NM (16), sebagai begal motor sudah terhitung tinggi.

Keduanya adalah warga Bungurasih, Sidoarjo.

EN bersekolah di MTs di Sidoarjo, sedangkan NM siswa sebuah SMP.

Keduanya bergabung dalam komplotan begal motor yang dipimpin Samsul Arifin (25), warga Probolinggo yang indekos di Bungurasih.

Tak main-main, komplotan ini beranggotakan 16 orang.

Biasa melakukan aksinya secara berkelompok.

Yang membuat miris, sejumlah anggotanya adalah pelajar, termasuk EN dan NM.

"EN biasa membawa sajam jenis parang setiap beraksi. Dia tak segan-segan membacok jika korban mempertahankan motor atau melawan," papar Kapolsek Wonokromo, Surabaya, Kompol Agus Bahari, Minggu (28/5/2017).

EN dan NM serta Samsul dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo, Sabtu (27/5/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketiganya ditangkap setelah merampas motor milik A Rochman (21), warga Jl Kedurus Jagal Surabaya di bangjo Jalan Raya Wonokromo.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help