TribunJateng/

PT KAI Bisa Hentikan Proyek Flyover Jika Belum Rampung saat Mudik

PT KAI Daops 5 Purwokerto berharap pengerjaan empat flyover tersebut tepat waktu atau sudah bisa digunakan pada mudik Lebaran.

PT KAI Bisa Hentikan Proyek Flyover Jika Belum Rampung saat Mudik
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Seorang pekerja sedang mengerjakan jembatan di proyek flyover Klonengan Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - PT KAI Daops 5 Purwokerto berharap pengerjaan empat flyover tersebut tepat waktu atau sudah bisa digunakan pada mudik Lebaran.

"Kami harap tepat waktu. Beberapa hari sebelum mudik diharapkan sudah jadi," kata Manajer Humas PT KAI Daops 5, Ixfan Hendriwintoko ketika dihubungi, Senin (29/52017).

Menurutnya, proyek flyover berada di areal perlintasan kereta api sebidang di empat titik tersebut.

Sehingga, pihaknya terus melihat progres pengerjaannya.

Jika pengerjaan tidak tepat waktu, Ixfan mengatakan PT KAI bisa menghentikan sementara proyek tersebut pada masa mudik Lebaran.

"Biasanya, jika proyek belum rampung pada H-10 Lebaran, PT KAI akan menginstruksikan pengerjaan flyover dihentikan sementara sampai H+10," tegas Ixfan.

Penghentian sementara, kata dia, untuk antisipasi keselamatan lalu lintas kereta api pada masa mudik Lebaran.

Dikhawatirkan, jika proyek tidak dihentikan sementara, sedangkan lalu lintas kereta api sudah padat, berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.

Apalagi, girder atau balok beton yang dipasang melintas di atas rel lintasan kereta api, di beberapa titik belum terpasang.

PT KAI telah melakukan pantauan terhadap pembangunan empat flyover tersebut. Hasilnya, Ixfan mengatakan proyek flyover Kretek yang paling lampat pengerjaannya.

"Dari keempat flyover yang sudah kami pantau, berdasarkan penuturan pelaksana proyek, flyover Kretek yang paling lambat. Semua girder belum terpasang. Kami minta pelaksana untuk berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sebelum masa angkutan Lebaran 2017," imbuhnya. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help