TribunJateng/

Pengunjung Ini Bertahan di Dalam hingga Kafe Tutup, Ternyata Dia . . .

Sabtu (3/6/2017) petang, Unit Reskrim Polsek Sidorejo mengamankan Dany Saputro (21), pelaku pencurian yang ketika itu sedang beraksi di Kafe

Pengunjung Ini Bertahan di Dalam hingga Kafe Tutup, Ternyata Dia . . .
tribunjateng/dok
ILUSTRASI Sabtu (3/6/2017) petang, Unit Reskrim Polsek Sidorejo mengamankan Dany Saputro (21), pelaku pencurian di Kace di Jalan Diponegoro Nomor 47 Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sabtu (3/6/2017) petang, Unit Reskrim Polsek Sidorejo mengamankan Dany Saputro (21), pelaku pencurian yang ketika itu sedang beraksi di Kafe Abby S House Jalan Diponegoro Nomor 47 Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, Dany ditangkap seusai memperoleh laporan melalui telepon seluler bahwa di cafe tersebut terdengar suara mencurigakan yang kemudian diduga sedang ada aksi pencurian.

“Kami peroleh kabar dari penjaga Kafe tersebut. Beberapa petugas pun menuju ke lokasi tersebut. Dan benar, ada pelaku yang masih sedang beraksi di dalam cafe tersebut. Ketika itu, kondisinya memang sudah tutup dan penjaga sedang beristirahat di bagian belakang cafe,” terang Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri kepada Tribun Jateng, Minggu (4/6/2017).

Setelah tertangkap tangan di lokasi, lanjutnya, Dany pun kemudian digelandang ke Kantor Polsek Sidorejo Jalan Ki Penjawi Nomor 19 Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Selain pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barangbukti.

“Untuk beraksi, dia menggunakan sebuah besi yang panjangnya sekitar 15 sentimeter. Ujung besi itu sudah diruncingkan yang kemungkinan digunakan untuk mencongkel laci kasir. Barangbukti hasil aksinya itu, kami amankan uang tunai sebanyak Rp 200 ribu. Itu ada di laci kasir cafe tersebut,” ungkapnya.

Dan menurutnya, dari hasil pendalaman dalam pemeriksaan, ternyata pelaku yang merupakan warga Dusun Klopo Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang tersebut merupakan seorang residivis. Dia sudah sering merasakan kamar yang berjeruji besi. Tetapi lagi-lagi tak jera saat keluar, dia beraksi kembali.

“Hal lainnya, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan. Tetapi dari tindakannya itu, dia bakal terancam hukuman setidaknya 7 tahun penjara sesuai yang tertuang di Pasal 363 KUHP. Cara dia masuk ke cafe pun menarik. Dia berpura-pura sebagai pengunjung, kemudian bersembunyi hingga akhirnya cafe ditutup. Saat kondisi sepi, dia keluar dan beraksi,” tambahnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help