TribunJateng/

Polisi India Tahan Belasan Pemuda Muslim karena Rayakan Kemenangan Tim Kriket Pakistan

Polisi India menahan 15 pemuda Muslim dengan dakwaan penghasutan karena merayakan kemenangan tim kriket Pakistan.

Polisi India Tahan Belasan Pemuda Muslim karena Rayakan Kemenangan Tim Kriket Pakistan
AFP
Pemuda Muslim India merayakan kemenangan tim kriket Pakistan 

TRIBUNJATENG.COM - Polisi India menahan 15 pemuda Muslim dengan dakwaan penghasutan karena merayakan kemenangan tim kriket Pakistan.

Polisi mengatakan kepada BBC, pemuda Muslim itu telah dikenakan dakwaan penghasutan karena diduga meneriakkan slogan anti-India.

Kelima belas pemuda di negara bagian Madhya Pradesh itu meneriakkan slogan pro-Pakistan selama final kejuaraan kriket.

Mereka ditahan setelah para tetangga Hindu mereka mengeluh mereka menyalakan kembang api dan meneriakkan kata-kata "pro-Pakistan" selama pertandingan.

Pakistan memenangkan pertandingan final melawan India tersebut.

Penghasutan termasuk salah satu kejahatan yang cukup serius berdasarkan undan-undang India.

Bukan kasus pertama
Mereka yang didakwa menghasut harus menyerahkan paspor mereka dan tidak dapat diterima dalam pekerjaan sebagai pegawai negeri dan harus dihadirkan di pengadilan.

Situs India Today mengutip polisi yang mengatakan para pria itu didakwa karena slogan anti-India dan bukan karena membela Pakistan.

Penahanan ini bukan yang pertama menyangkut warga Muslim India yang membela tim kriket Pakistan.

Pada 2014, 66 mahasiswa Muslim dari kawasan Kashmir India dikeluarkan dari universitas mereka di negara bagian Uttar Pradesh dan didakwa mengganggu harmoni warga.

Pada 2016, polisi dikerahkan ke universitas, juga di kawasan Kashmir setelah bentrokan antara mahasiswa dari negara bagian itu dan bagian lain India. (BBC Indonesia)

Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help