TribunJateng/

Nanti Malam Final Cile Vs Jerman, Jangan Bandingkan Prestasi Keduanya Tapi Inilah Fakta

Nanti Malam Final Cile Vs Jerman, Jangan Bandingkan Prestasi Keduanya Tapi Inilah Fakta. Claudio Bravo ingin membahagiakan warga Cile lewat sepak bola

Nanti Malam Final Cile Vs Jerman, Jangan Bandingkan Prestasi Keduanya Tapi Inilah Fakta
tribunjateng/cetak
Final Piala Konfederasi 2017 Cile melawan Jerman di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, Rusia, Senin (3/7) dini hari 

TRIBUNJATENG.COM - Claudio Bravo, penjaga gawang dan kapten tim nasional Cile, punya sebuah ambisi jelang pertandingan babak final Piala Konfederasi 2017 melawan Jerman di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, Senin (3/7) dini hari. Claudio Bravo ingin membahagiakan warga Cile lewat sepak bola.

Cile melaju ke babak final Piala Konfederasi 2017 setelah menyingkirkan Portugal lewat adu tendangan penalti. Cile sukses tiga kali melaju ke babak final turnamen besar dalam tiga tahun beruntun. Pada 2015 dan 2016 mereka mampu mencapai babak final Copa America dan Copa America Centenario. Pada dua turnamen itu Cile mampu keluar sebagai juara. Pada dua kesempatan itu Cile mengalahkan Argentina lewat adu tendangan penalti.

Mengacu pada sejarah, Cile tak punya tradisi tampil di babak final sebuah turnamen besar. Cile tidak seperti tim-tim Amerika Latin raksasa lainnya seperti Brasil, Argentina, dan Uruguay. Sebelum 2015, Cile baru empat kali tampil di babak final Copa America, yaitu pada 1955, 1956, 1979, dan 1987.

===============
Final Piala Konfederasi 2017
Cile vs Jerman
Live On
Senin (3/7) 01.00 WIB di RTV
===============

"Kami berasal dari sebuah negara yang mungkin tidak terbiasa pada situasi-situasi seperti ini. Jadi, lewat sepak bola kami memiliki kesempatan untuk membuat warga kami bahagia sehingga mereka bisa melupakan masalah-masalah mereka. Itulah hal yang terindah dari semuanya," ujar Bravo seperti dikutip dari Beinsports.com.

Kesuksesan La Roja, julukan Cile, dalam beberapa tahun terakhir memunculkan animo yang tinggi. Imbasnya, ekspektasi masyarakat Cile terhadap tim kesayangan mereka makin tinggi.

Claudio Bravo menyadari hal tersebut. Pemain Manchester City itu tahu generasi muda Cile bakal melancarkan protes keras jika skuat asuhan Juan Antonio Pizzi pulang tangan kosong.

"Kami berharap terus memberikan kebahagiaan kepada pendukung kami dan sekarang kami menghadapi sebuah langkah penting, jadi kami berambisi meraih kemenangan dan kami akan berusaha konsisten demi mencapai ambisi itu," kata Bravo.

Jika mampu menjuarai Piala Konfederasi 2017, maka Cile akan menyejajarkan diri dengan tim-tim besar Amerika Latin. Sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen ini, hanya Brasil dan Argentina, wakil Amerika Selatan, yang mampu menjadi juara. Brasil juara sebanyak empat kali, sedangkan Argentina sekali. Selain itu, gelar juara Piala Konfederasi 2017 bakal jadi gelar pertama Cile di luar turnamen antar konfederasi.

"Kami di sini untuk menuliskan sejarah," ujar Alexis Sanchez, penyerang Cile, di Sport.de.
Skuat La Roja saat ini mayoritas sudah bersama sejak Piala Dunia 2010 di bawah arahan Marcelo Bielsa. La Roja makin kuat pada era kepelatihan Jorge Sampaoli.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help