TribunJateng/

Blangko E KTP Habis, Dispendukcapil Salatiga Minta Maaf

Dispendukcapil Kota Salatiga meminta maaf karena mulai besok, Kamis (6/7/2017) tidak bisa melakukan pencetakan E KTP

Blangko E KTP Habis, Dispendukcapil Salatiga Minta Maaf
tribunjateng/dok
ilustrasi e KTP

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Salatiga meminta maaf karena mulai besok, Kamis (6/7/2017) tidak bisa melakukan pencetakan kartu tanda penduduk secara elektronik (KTP-El) kepada warga Salatiga telah merekam data.

Permintaan maaf itu disampaikan Kepala Dispendukcapil Kota Salatiga Bustanul Arifin melalui Tribun Jateng, Rabu (5/7/2017).

Adapun yang menjadi penyebab tidak bisanya dilakukan pencetakan KTP-El untuk batas waktu yang juga belum bisa ditentukan itu dikarenakan blangko yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sudah habis.

“Pada pertengahan April 2017 lalu, kami telah menerima sekitar 4 ribu keping blangko dari Kemendagri RI melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah. Dan dari jumlah blangko yang diterima itu, per hari ini, Rabu (5/7/2017) sudah habis,” kata Bustanul.

Pihaknya tidak memungkiri apabila di jangka waktu tertentu dalam hal pelayanan pencetakan KTP-El bakal terganggu dan sebagai solusi sementara seperti yang sebelumnya pernah dilakukan yakni melalui pencetakan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara KTP-El.

“Pelayanan perekaman masih kami lakukan seperti biasanya. Tetapi untuk sementara waktu, yang mengajukan penerbitan kartu identitas kependudukan, sementara waktu akan diberikan atau dicetakkan Suket pengganti sementara KTP-El itu. Sampai kapan, saat ini kami masih koordinasikan dengan Pemprov Jateng dan Kemendagri RI,” jelasnya.

Kasi Pendataan Penduduk Dispendukcapil Kota Salatiga Ronald Tobing berharap masyarakat untuk sementara waktu ini dapat memahami atas kondisi yang sebelumnya pula telah diinformasikan kepada publik.

Ketersediaan blangko di tahun ini memang masih sangat terbatas dan saat ini masih menunggu pengiriman blangko tahap kedua dari Kemendagri RI.

“Per awal Juli 2017 ini, warga Salatiga yang belum mencetak KTP-El dan masih menggunakan Suket sebagai pengganti sementara KTP-El di data kami ada sekitar 9.656 orang. Angka itu akan terus berubah seiring masih cukup banyak warga wajib ber KTP-El yang belum atau akan melakukan perekaman data,” jelasnya.

Ronald mengungkapkan, apabila dirata-rata setidaknya ada sekitar 200 orang per hari yang mendaftarkan diri untuk mencetak KTP-El.

Tetapi pihaknya hanya bisa melakukan pencetakan rata-rata 75 blangko per hari. Hal tersebut dikarenakan masih terbatasnya blangko dan perlu ekstra kehati-hatian dalam mencetak. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help