TribunJateng/
Home »

Jawa

Kasus SARA, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Mulai Ditahan di Lapas Paledang Bogor

Ki Gendeng membuat video sepanjang 54 detik yang memuat unsur kebencian yang bersifat rasial. Video itu dibuatnya pada 2 Mei 2017.

Kasus SARA, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Mulai Ditahan di Lapas Paledang Bogor
KOMPAS.COM/NIBRAS NADA NAILUFAR
Ki Gendeng Pamungkas ditahan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, BOGOR - Tersangka kasus dugaan diskriminasi ras dan etnis, Ki Gendeng Pamungkas, tiba di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Kamis (6/7/2017).

Paranormal itu kemudian dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Paledang Bogor untuk menjalani penahanan sampai menunggu proses persidangan.

Di Kejari, Gendeng sempat memberikan sedikit pernyataan saat ditanya sejumlah wartawan.

"Untuk hal ini saya akan terus berjuang," kata Gendeng sebelum dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Berkas perkara dugaan tindak pidana diskriminasi ras dan etnis dengan tersangka Ki Gendeng Pamungkas telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan.

Karena itu, penyidik Polda Metro Jaya menyerahkan kasus tersebut ke Kejari Kota Bogor untuk disidangkan.

Kepala Seksi Intel Kejari Kota Bogor, Andhie Fajar Arianto. mengatakan Ki Gendeng ditahan di Lapas Paledang selama 20 hari setelah jaksa penuntut umum (JPU) melakukan pemeriksaan.

"Secepatnya dilimpahkan ke pengadilan dan penuntutan pasal yang disangkakan yakni Pasal 4 huruf b jo Pasal 16 UU No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminatif Ras dan atau Pasal 28 jo Pasal 45A ayat 2 UU No 19/2016 Tentang ITE dan atau Pasal 156 KUHP," ungkap Andhie.

Ki Gendeng Pamungkas ditangkap Selasa (9/5/2017) malam pukul 23.00 di rumahnya di Bogor, Jawa Barat.

Ia ditangkap karena menyebarkan kebencian bernada SARA (suku, agama, ras, antargolongan).

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help