TribunJateng/

Kisah Mayor Tunggul, Penembak Dua Maling Motor : Istri Saya Sempat Syok Lihat Penjahat. . .

"Alhamdulilah saya diizinkan bawa senjata api. Kalau tak bawa, mungkin lain ceritanya kemarin,"

Kisah Mayor Tunggul, Penembak Dua Maling Motor : Istri Saya Sempat Syok Lihat Penjahat. . .
surya
Mayor Tunggul Waluyo membawa piagam penghargaan dari Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Kamis (6/7/2017). 

TRIBUNJATENG - Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo, anggota Kopaska yang menembak mati dua maling motor tampak sumringah saat berada di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (6/7/2017).

Pria yang menjabat sebagai Paopsjar Sekopaska TNI AL di Surabaya ini mendapat penghargaan dari Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal.

Ini berkat tindakan tegas dan terukur saat melumpuhkan dua penjahat yang menyatroni rumahnya di Jl Simorejo 102A, Sukomanunggal, Surabaya.

"Alhamdulilah saya diizinkan bawa senjata api. Kalau tak bawa, mungkin lain ceritanya kemarin," sebut Tunggul di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (6/7/2017).

Tunggul mengaku bersyukur bisa melumpuhkan komplotan maling yang menyatroni rumahnya.

"Saya bisa melindungi rumah, keluarga dan bisa bantu masyarakat. Juga bantu kepolisian, karena warga di dekat rumah selalu resah karena sering kehilangan motor," aku bapak tiga anak ini.

Menurut Tunggul, dalam satu tahun terakhir ini di kampung tempat tinggalnya ada 6 kejadian motor hilang.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan saya berterima kasih ke Kapolrestabes," ucapnya.

Tunggul mengaku, setelah rumahnya disatroni penjahat, istrinya Marningsih sempat syok usai kejadian.

"Saya ternyata bisa membantu warga dan kepolisian, istri dan keluarga yang awalnya syok jadi bangga," tutur Tunggul. (*)

Editor: muslimah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help