TribunJateng/
Home »

Jawa

Menangis di Depan Hakim, Mantan Gubernur Banten Ini Mengaku Khilaf Lakukan Korupsi

Dengan suara parau, Atut menceritakan kesedihannya karena tak bisa membesarkan anaknya.

Menangis di Depan Hakim, Mantan Gubernur Banten Ini Mengaku Khilaf Lakukan Korupsi
KOMPAS.COM/ABBA GABRILIN
Atut Chosiyah menyampaikan pembelaan sebagai terdakwa kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/7/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur Banten, Atut Chosiyah, menangis saat menyampaikan pembelaan (pleidoi) sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Atut meminta agar majelis hakim menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya.

"Saya mohon dengan sangat keputusan majelis hakim. Saya yang dianggap melakukan kesalahan, saya mohon diputus seadil-adilnya," ujar Atut kepada majelis hakim.

Atut juga meminta maaf karena telah melakukan kesalahan saat ditunjuk sebagai pejabat negara.

Atut merasa khilaf saat menjabat sebagai Gubernur Banten.

Atut tak kuat menahan tangis saat ia menceritakan kehidupannya selama beberapa tahun terakhir, yang harus menjalani masa pidana di balik jeruji besi.

Dengan suara parau, Atut menceritakan kesedihannya karena tak bisa membesarkan anaknya.

Apalagi, Atut merupakan terpidana kasus korupsi yang telah divonis 7 tahun penjara.

"Saya masih punya tanggung jawab pada putri saya, keluarga saya," kata Atut.

Menurut Atut, semua kesalahan yang ia lakukan tidak dirancang olehnya.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help