TribunJateng/

Stok Darah Tipis, PMI Kota Salatiga Buru Pendonor dengan Cara-cara Ini . . .

jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) per hari ini, Kamis (6/7/2017) pukul 15.08 sangat sedikit atau hanya 40 kantong.

Stok Darah Tipis, PMI Kota Salatiga Buru Pendonor dengan Cara-cara Ini . . .
Tribun Jateng/akbar hari murti
Kegiatan donor darah diadakan oleh Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) bekerjasama dengan PMI Kota Semarang, diselenggarakan di Jalan Prof. H. Soedarto S.H, Tembalang, Semarang, Selasa (7/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Berdasarkan data di website yang dikelola Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Kota Salatiga, diketahui jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) per hari ini, Kamis (6/7/2017) pukul 15.08 sangat sedikit atau hanya 40 kantong.

Rinciannya, ketersediaan darah untuk golongan darah A hanya 8 kantong, 24 kantong untuk golongan darah B, 8 kantong golongan darah O, dan tidak tersedia sama sekali untuk yang bergolongan darah AB.

Dalam keterangan yang diterima Tribun Jateng, Kamis (6/7/2017), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Markas PMI Kota Salatiga Sarbini tidak menampik sangat tipisnya stok darah yang ada di pihaknya saat ini.

Hal itu dikarenakan cukup sulitnya PMI untuk mencari pihak pendonor selama Ramadan maupun Lebaran 2017.

“Permintaan kantong darah terus ada bahkan di setiap harinya, tetapi jumlah stok kantong darah semakin tipis. Karenanya, kami sedang terus koordinasikan dengan DKK Salatiga dalam upaya pemenuhan kebutuhan darah khususnya untuk masyarakat Salatiga sehingga setiap harinya tetap ada,” kata Sarbini.

Adapun upaya yang kian digencarkan khususnya pasca Lebaran 2017 ini, lanjutnya, satu di antaranya yakni menggelar beberapa program donor darah di berbagai instansi pemerintahan serta membuka stand di Jalan Kartini Kota Salatiga.

Terlebih lagi mengupayakan mencari potensi pendonor khususnya di golongan O yang selama ini cukup banyak dicari dibandingkan yang golongan AB.

“Meskipun kami dapat dikatakan sedang memburu pihak pendonor, kami tetap akan melakukannya sesuai prosedur yang berlaku, khususnya dalam pengambilan darah dari pihak pendonor. Setiap darah yang diambil tentu harus kami periksa terlebih dahulu. Tujuannya benar-benar layak dan pendonor berkondisi sehat,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris berharap dan meminta masyarakat Salatiga dapat membantu PMI Kota Salatiga untuk sebagai pihak pendonor.

Diharapkan mereka secara sukarela bersedia untuk mendonorkan darahnya demi kepentingan bersama khususnya hal kesehatan masyarakat.

“Kami pun selalu menghimbau beberapa pihak dan terus kami sampaikan di setiap kesempatan, agar ketika menggelar acara baik itu formal maupun nonformal. Entah itu yang diselenggarakan pihak pemerintah maupun swasta ataupun lembaga tertentu, seyogyanya bisa menyisipkan acara donor darah dan dikerjasamakan dengan PMI. Semakin banyak yang melaksanakan, tentu kebutuhan darah dan stoknya semakin aman,” terangnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help