TribunJateng/

Tren Gadai di Pegadaian Depok Semarang Belum Terlihat

Saat hari pertama pasca lebaran nasabah lebih banyak melakukan perpanjangan kredit yang sudah jatuh tempo setiap empat bulannya, dan tebusan

Tren Gadai di Pegadaian Depok Semarang Belum Terlihat
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Ilustrasi. Foto - uasana di kantor Pegadaian cabang Poncol, Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Franciskus Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pimpinan Pegadaian Cabang Depok sebut tren gadai pasca lebaran di Pegadaian Depok baru akan meningkat pada pekan depan. Pada minggu pertama pasca libur lebaran, masih didominasi perpanjangan kredit dan tebusan.

"Jadi di nasabah kami ini sedikiti berbeda. Masih lebih banyak tebusan dan perpanjangan kredit. Mungkin yang gadai baru akan meningkat pekan depan. Kalau saat ini masih sisa-sisa lebaran kemarin," ujar Yuneni Fatma, Menejer Operasional Pegadaian Cabang Depok.

Saat hari pertama pasca lebaran nasabah lebih banyak melakukan perpanjangan kredit yang sudah jatuh tempo setiap empat bulannya, dan tebusan.

"Setelah lebaran, masih lebih besar gadai saat sebelum lebaran. Senin lalu, 300 nasabah ke kasir (mengurus perpanjangan kredit dan atau menebus), yang gadai hanya 50 orang," kata Yuneni.

Ia juga menambahkan tipikal nasabah di Pegadaian Cabang Depok lebih banyak didominasi dari kalangan pengusaha. Sehingga prediksi nasabah yang akan melakukan gadai diprediksi baru akan meningkat pada pekan depan.

"Tipe nasabahnya lain, kalau disini nasabahnya yang besar-besar atau pengusaha. Di tempat lain mungkin lebih banyak tipe konsumtif, jadi kebutuhannya saat pendaftaran anak sekolah misalnya," ujarnya saat ditemui (7/7).

Sementara itu, Dul Trisno, Pimpinan Pegadaian Cabang Karangturi saat ditemui Senin (3/7) lalu mengatakan pegadaian di cabang yang ia pimpin lebih banyak nasabah yang melakukan gadai.

Jumlah nasabah yang melakukan transaksi meningkat, terutama perorangan. Rata-rata nasabah menggadai emas dengan nilai dua sampai sepuluh juta rupiah. Bahkan pihaknya juga menambah penaksir cadangan.

"Ini ramai banget karena baru buka lagi setelah libur lebaran, mungkin juga di cabang lain ramai. Kami antisipasinya disini pegawai tidak boleh cuti, khusus minggu ini kami bahkan menambah waktu kerja, dari biasanya jam tiga sore, jadi jam empat sore," kata Dul. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help