TribunJateng/

Ombudsman Jateng Temukan Berbagai Modus Pungli PPDB di Jateng, Berikut Daftarnya

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menemukan dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini

Ombudsman Jateng Temukan Berbagai Modus Pungli PPDB di Jateng, Berikut Daftarnya
tribunjateng/yayan isro roziki
Plt Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jateng, Sabarudin Hulu, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat internal, guna membahas laporan tersebut, Senin (?5/6) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menemukan dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017-2018.

Sebanyak 20 laporan masyarakat telah diterima dan ditindaklanjuti Ombudsman, 40 persennya mengenai dugaaan pungutan liar (pungli) pada tingkat SMP dan SMA.

Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah, Sabarudin Hulu melalui siaran persnya menyampaikan, saat ini pihaknya masih melakukan penelaahan dan pemeriksaan atas laporan masyarakat mengenai pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2017-2018.

Berdasarkan informasi tersebut, terdapat dugaan pungli yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan di beberapa Kabupaten.

Baca: Setu Tergiur Rp 20 Juta Jadi Joki Ujian

Di Kabupaten Jepara, pungutan dilakukan oleh penyelenggara tingkat SMP kepada siswa baru yaitu sebesar Rp 2.500.000 yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah.

Sementara yang terjadi di Kabupaten Kudus, salah satu orang tua peserta didik baru keberatan dengan sumbangan sebesar Rp 1.290.000 yang nominalnya ditetapkan oleh Komite Madrasah Tsanawiyah (MTS).

"Sumbangan tersebut diperuntukkan bagi peserta didik yang hendak menempati kelas unggulan. Keberatan ini sudah disampaikan orang tua peserta didik kepada Komite Sekolah. Namun, Komite Sekolah tidak mempertimbangkan," katanya.

Sabarudin menambahkan, pungli mengenai penerimaan siswa baru juga terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah (MA).

Halaman
123
Penulis: m nur huda
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help