TribunJateng/

Konsumsi Rata-rata Elpiji di Jateng dan DIY Meningkat Selama 10 Juni-10 Juli

Jumlah konsumsi tersebut ekuivalen dengan 1.078.000 tabung per hari dalam kondisi normal.

Konsumsi Rata-rata Elpiji di Jateng dan DIY Meningkat Selama 10 Juni-10 Juli
TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTYAWAN
Petugas melayani pembelian elpiji tiga kilogram di SPBU 41.502.01, Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, Senin (5/1/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Konsumsi rata-rata elpiji di Jateng-DIY mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan kondisi normal selama masa satuan tugas (Satgas) BBM dan LPG pada 10 Juni-10 Juli.

Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari, mengatakan rata-rata konsumsi harian elpiji naik dari 3.555 metrik ton (MT) menjadi 3.810 MT.

Elpiji ukuran tabung 3 kg selama satgas naik 8 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal.

"Konsumsi rata-rata harian normal untuk tabung elpiji subsidi sebanyak 3.234 MT per hari. Selama masa satgas, naik menjadi 3.487 MT per hari," jelasnya, Jumat (14/7/2017).

Jumlah konsumsi tersebut ekuivalen dengan 1.078.000 tabung per hari dalam kondisi normal.

Meningkat menjadi 1.162.333 tabung per hari di masa satgas.

Adapun konsumsi rata-rata harian elpiji ukuran tabung 12 kg naik sebesar 4 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal.

"Konsumsi rata-rata harian elpiji 12 kg sebesar 194 MT per hari. Naik menjadi 202 MT per hari selama satgas," paparnya.

Adapun konsumsi elpiji bright gas tabung 5,5 kg selama masa satgas naik sebesar 8 persen dibandingkan kondisi normal.

Berdasarkan data, konsumsi rata-rata normal harian bright gas 5,5 kg adalah 65 MT/hari.

Pada masa satgas naik menjadi 69 MT/hari.

"Konsumsi bright gas tersebut sama dengan 11.819 tabung per hari pada kondisi normal. Naik menjadi 12.545 tabung per hari di masa satgas," imbuhnya. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help