TribunJateng/

Tak Terima Dua Rekan Mereka Ditahan, Paguyuban Kades se-Brebes Geruduk Pendopo Bupati

Paguyuban Kepala Desa (Kades) Kabupaten Brebes, mendatangi pendopo Bupati Brebes, Jumat (14/7/2017) sore

Tak Terima Dua Rekan Mereka Ditahan, Paguyuban Kades se-Brebes Geruduk Pendopo Bupati
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Pertemuan Bupati dan jajaran Kades Brebes yang diadakan tertutup di Pendopo Kabupateng 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Paguyuban Kepala Desa (Kades) Kabupaten Brebes, mendatangi pendopo Bupati Brebes, Jumat (14/7/2017) sore.

Aksi mereka terkait dua kepala desa, yakni Kades Larangan dan Kades Pakijangan yang ditahan terkait kasus pungli pembuatan sertifikat tanah dalam program Prona.

Perwakilan kades diterima Bupati Brebes, Idza Priyanti, Wakil Bupati, Narjo, dan sejumlah jajaran Pemkab Brebes untuk melakukan audiensi tertutup.

Audiensi cukup alot lantaran baru selesai pukul 18.00 dari pukul 14.30.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Brebes, Nahib Sodiq, menegaskan kedatangannya ke pendopo bupati untuk meminta pertanggungjawaban pemimpin daerah terhadap dua kades yang ditahan itu.

"Kami meminta pertanggungjawaban Bupati Brebes sebagai atasan untuk menuntaskan kasus yang dialami teman kami," tegasnya.

Menurutnya, kedua kades yang sekarang ditahan adalah sedang menjalankan program pembuatan sertifikat tanah Prona.

Program tersebut merupakan program dari pemerintah pusat yang dilaksanakan di desa-desa.

Program itu, kata dia, belum ada aturan hukum yang menjadi petunjuk teknis. Hanya ada edaran Gubernur Jawa Tengah yang menyatakan program prona ini tidak sepenuhnya cuma cuma atau gratis.

"Kalau kemudian, saat menjalankan tugas dengan mendasari edaran Gubernur, terus dipermasalahkan sehingga dianggap pungli dan melanggar hukum, kami tidak terima," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menahan dua kades yakni Kades Larangan, Subandi dan Kades Pakijangan, Sri Retno Widyawati akibat tersandung kasus pungli pembuatan sertifikat tanah. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help