Oknum Polisi Pukuli Siswa SD di Depan Guru, Sang Guru Menangis dan Masih Trauma

ASS yang berseragam dinas langsung masuk ke lingkungan sekolah dan memukul

Oknum Polisi Pukuli Siswa SD di Depan Guru, Sang Guru Menangis dan Masih Trauma
Kompas.com/Budi baskoro
Parniah (kanan) guru SDN 1 Kumai Hilir tak kuasa menahan tangis saat menjelaskan pemukulan siswanya oleh oknum polisi dari Polres Kotawaringin Barat. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang oknum polisi memukul wajah seorang bocah kelas VI SD di depan guru dan siswa lainnya setelah anaknya mengadu dipukul oleh temannya itu.

Akibat tamparan itu, siswa tersebut mengalami lebam dan gigi goyang.

Insiden itu dialami oleh bocah berinisial MA, siswa kelas 6 SD Negeri Kumai Hilir 1, Kecamatan Kumai Kabupaten, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, sepulang sekolah, Jumat (14/7/2017).

Pelakunya adalah seorang brigadir polisi berinisial ASS, anggota Sabhara Polres Kotawaringin Barat.

Menurut S, staf penjaga SD Negeri 1 Kumai Hilir, yang menjadi salah satu saksi,

insiden itu terjadi setelah siswi berinisial DA dipukul MA.

MA memukul bagian antara bahu dan dada temannya itu karena tak terima setelah DA mengejeknya karena baju yang dipakainya robek.

DA lalu menangis dan mengadu kepada ayahnya, ASS, yang sudah berada di luar gerbang sekolah.

ASS yang berseragam dinas langsung masuk ke lingkungan sekolah dan memukul wajah MA di hadapan guru kelasnya, Parminah, yang sedang menyelesaikan cekcok kedua muridnya itu.

"Akhirnya yang bisa menghentikan ASS, DA juga," ungkap S, Sabtu (15/7/2017).

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved