Bondan Kecewa, Jembatan Penyeberangan Orang di Pasar Karangjati Gagal Dibangun

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyesalkan batalnya pembangunan jembatan penyeberangan orang di Pasar Karangjati.

Bondan Kecewa, Jembatan Penyeberangan Orang di Pasar Karangjati Gagal Dibangun
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Sejumlah siswa melintasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Jalan Diponegoro, Jumat (30/9/2016). JPO juga dirasa perlu dibangun di depan Pasar Karangjati. (FOTO ILUSTRASI) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyesalkan batalnya pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Karangjati, Kecamatan Bergas.

Padahal, pembangunan jembatan tersebut telah direncanakan dan dianggarkan pada 2016 lalu.

"Gagalnya rencana pembangunan jembatan penyeberangan ini dikarenakan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak mendapat izin dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII Semarang," kata Bondan, Minggu (16/7/2017).

Menurut Bondan, DPU sebenarnya sudah melampirkan sejumlah pertimbangan saat mengajukan izin ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII Semarang. Satu di antaranya tentang tingkat rawan kecelakaan tersebut.

"Secara riil, di depan Pasar Karangjati perlu dibangun JPO. Di situ, aktivitas pasar, subterminal, dan lalu lintas penyeberangan sangat tinggi sehingga rawan kecelakaan," tegasnya.

Namun, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII Semarang tetap tak memberi izin hingga tahun anggaran 2016 berakhir. "Kami menyayangkan gagalnya pembangunan JPO hanya karena birokrasi yang berbelit," keluhnya.

Kata Bondan, Komisi C merekomendasikan kepada Pemkab Semarang, dalam hal ini DPU, untuk melakukan rekayasa teknis dengan menggunakan aset milik Pemkab Semarang. Untuk hal ini, Pemkab tak harus meminta izin instansi lain yang justru menghambat program kegiatan yang sudah direncanakan. 

Bondan berharap, pembangunan JPO tersebut bisa dianggarkan lagi di APBD tahun 2018 atau 2019. (*)

Penulis: suharno
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved