TribunJateng/
Home »

Solo

DUH, Tak Kuat Nanjak, Bus dari Wonogiri Masuk Jurang di Jatipuro Karanganyar

Bus tersebut tergelincir masuk ke jurang berkedalaman sekitar 10 meter di desa setempat.

DUH, Tak Kuat Nanjak, Bus dari Wonogiri Masuk Jurang di Jatipuro Karanganyar
RELAWAN KOMJAS
Relawan mengevakuasi penumpang bus yang masuk jurang di Dusun Wates, Desa Jatiwarno, Jatipuro, Karanganyar, Senin (17/7/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya jurusan Klerong, Jatisobo, Jatipuro menuju Ngasem, Karangbangun, Jumapolo, Karanganyar, Senin (17/7/2017).

Tepatnya di tanjakan Dusun Wates, Desa Jatiwarno, Jatipuro.

Musibah itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, melibatkan sebuah mikrobus AD1092RD biru kombinasi.

Bus tersebut tergelincir masuk ke jurang berkedalaman sekitar 10 meter di desa setempat.

Beruntung tak ada korban jiwa, sejumlah penumpang hanya mengalami luka ringan dan berat.

Menurut Kapolsek Jatipuro, AKP Yunimars, bus itu dikemudikan Sutino (45), warga Ngloko RT 2 RW 3, Panekan, Eromoko, Wonogiri.

Ada 28 penumpang di dalam kendaraan.

Mereka berangkat dari Dusun Petir, Desa Joho, Pracimantoro, Wonogiri, sekitar pukul 09.30.

Tujuannya Tawangmangu, Karanganyar, untuk menghadiri hajatan atau jagong.

Sesampainya di lokasi, pada saat jalan menanjak, bus tak kuat dan tiba-tiba mesin mati.

Kemudian kernet bus mengambil balok untuk mengganjal roda ban.

Setelah mesin menyala, rombongan melanjutkan perjalanan.

"Ternyata bus tidak kuat menanjak sehingga mengakibatkan mesin mati kembali. Bus kemudian berjalan mundur tergelincir masuk jurang," ungkapnya mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak.

Para penumpang rata-rata mengalami luka patah tangan, patah kaki, lecet, dan luka kening.

Evakuasi korban kecelakaan dilakukan relawan dan kepolisian dibantu warga setempat. (tribunsolo/labibzamani)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help