TribunJateng/

Lawan Bullying, Pemkot Semarang Luncurkan Laman Geber Septi dan Hotline 02476432642

Wali Kota Semarang,Hendrar Prihadi telah menyediakan sistem pelaporan bullying melalui Gerakan Bersama Sekolah Peduli dan Tanggap Bullying

Lawan Bullying, Pemkot Semarang Luncurkan Laman Geber Septi dan Hotline 02476432642
ist/facebook lambe turah
Cuplikan video yang dishare oleh akun Lambe Turah yang menunjukkan detik-detik bullying yang dilakukan terhadap seorang siswi SMP. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi telah menyediakan sistem pelaporan bullying melalui Gerakan Bersama Sekolah Peduli dan Tanggap Bullying (Geber Septi).

Adanya Geber Septi diharapkan siswa korban atau yang melihat kasus perundungan (bullying) bisa segera melapor.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan Geber Septi bisa diakses melalui www.gebersepti.semarangkota.go.id.

"Semua masyarakat baik pelajar, orang tua, atau pihak sekolah bisa melaporkan kasus bullying baik jadi korban atau menemukan kasus bullying melalui kanal konsultasi psikologi. Pelapor akan diberikan pendampingan dan akan dijamin kerahasiaannya," ujarnya, Senin (17/7/2017).

Keberadaan Geber Septi, kata Hendi, diharapkan dapat mencegah perisakan sedini mungkin.

"Adanya sosialisasi dan pelaporan sedini mungkin, diharapkan para siswa akan semakin tahu dan taat pada hukum yang ada. Saya harap kasus bullying di sekolah bisa dicegah dan dihentikan," ujarnya.

Pantauan Tribun Jateng dalam laman Geber Septi dijelaskan Geber Septi merupakan sistem dukungan psikologis berbasis teknologi terhadap penanganan bullying di sekolah Kota Semarang.

Dasar pemikiran Geber Septi yakni meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemberdayaan masyarakat di bidang intervensi psikologi pada kasus bullying di sekolah.

Selain melalui kanal konsultasi, juga bisa melapor melalui hotline (024) 76432642 atau melalui email rdrm.kotasemarang@gmail.com.

Selain itu, aplikasi ini memberikan wadah konsultasi psikologi online bagi para guru, korban, dan pelaku bullying serta orangtua siswa.(*)

Penulis: galih permadi
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help