TribunJateng/

Sudah Dua Bulan, Program Kirim Buku Gratis di Kudus Sepi Peminat

Pemberlakuan kirim buku gratis setiap tanggal 17 rupanya masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Kudus

Sudah Dua Bulan, Program Kirim Buku Gratis di Kudus Sepi Peminat
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Pelayanan dari petugas Kantor Pos Kudus di packing corner, Senin (17/7/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS-Pemberlakuan kirim buku gratis setiap tanggal 17 rupanya masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Kudus.

Terbukti saat ini, Senin (17/7/2017), tidak ada satupun warga Kudus yang bersedia menyumbangkan bukunya demi kepentingan sosial.

Sri Rizqi Listiani, Manajer Pelayanan Kantor Pos Kudus mengatakan, program tersebut merupakan program dari pemerintah pusat untuk membantu warga negara yang kesulitan mengakses buku.

Ia menuturkan, program itu pertama kali dibuka pada tanggal 20 Mei 2017 dengan menggandeng PT Pos Indonesia selaku BUMN.

Selanjutnya, katanya, program tetap berlanjut, tetapi pemberlakukan pengiriman buku gratis dilakukan setiap tanggal 17.

“Hari ini tidak ada pengirim. Pada bulan sebelumnya ada pengirim satu,” kata Irni, biasa ia dipanggil.

Menurutnya, pengiriman buku tersebut dialamatkan ke taman baca masyarakat (TBM), perpustakaan, atau gubuk literasi yang telah terdaftar.

“Untuk daftar kemana harus mengirimkan buku, bisa dicek di www.posindonesia.com. Di situ ada semua daftar kemana buku harus dikirim. Itu daftarnya se-Indonesia,” kata dia.

Di daftar tersebut, kata dia, sudah tercantum alamat.

“Jadi calon donatur buku bisa cek atau lihat dulu kemana bukunya harus dikirimkan,” katanya.

Dalam pengiriman buku, kata dia, diberlakukan beban maksimal yaitu 10 kilogram.

“Setiap pengirim diberi kesempatan mengirim buku gratis ke list daftar yang telah tersedia dengan berat maksimal 10 kilogram,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

“Kami telah mensosialisasikan kepad masayarakat melalui sosial media dan juga setiap konsumen yang datang ke kantor pos,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help