TribunJateng/

Tidak Semua Pengelola SPBU Tertarik Sistem Self Service

Isman Abdul Rahman, Supervisior SPBU Ungaran menuturkan pihaknya belum menerapkan layanan Self Service untuk konsumen pengguna BBM bersubsidi

Tidak Semua Pengelola SPBU Tertarik Sistem Self Service
Tribun Jateng/Budi Susanto
Para pengguna kendaraan roda dua sedang mengisi BBM dengan Self service atau Melayani diri sendiri di SPBU Kaligarang. Jumat (24/2). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Franciskus Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Isman Abdul Rahman, Supervisior SPBU Ungaran menuturkan pihaknya belum menerapkan layanan Self Service untuk konsumen pengguna BBM bersubsidi di SPBU berstatus milik swasta tersebut.

Hal itu karena belum ada kewajiban bagi SPBU swasta untuk ikut menerapkan layanan self service.

"Kalau tawaran itu sudah ada, cuma untuk tahap ke wajib belum ada. Jadi saat ini kami masih belum menerapkan fasilitas self service. Jadi Pertamina lebih memfokuskan ke SPBU ritel milik Pertamina. Kalau misalkan sudah jalan, baru ditawarkan ke pihak swasta," ujarnya.

Menurutnya, saat ini SPBU Swasta belum menerapkan layanan baru tersebut.

Sehingga, pelayanan self service menjadi keunggulan tersendiri bagi SPBU milik Pertamina.

"Kelihatannya yang swasta belum ada. Nanti kalau animonya bagus dari masyarakat, tinggal SPBU lain (swasta) mengikuti. Bisa lewat survey pelanggan, tingkat kepuasannya seperti apa," ungkapnya.

Ia menambahkan, SPBU Ungaran belum menerapkan layanan self service karena mempertimbangkan faktor SDM dan juga biaya tambahan pemeliharaan.

"Pertimbangannya, dari segi SDM, kalau nantinya di terapkan bisa jadi tenaga operatornya berkurang. Faktor lain, menyediakan monitor juga penambahan software, hardware dan pemeliharaannya juga ada penambahan biaya," kata Isman.

Sementara itu, Bagus Nugroho, Supervisior SPBU Sultan Agung (SPBU Akpol), Semarang menuturkan dengan adanya layanan self service juga menjadi bagian dari solusi Pertamina dalam menjawab kritikan mengenai dugaan masyarakat terhadap petugas SPBU yang curang, selain itu untuk mengedukasi masyarakat.

"Self service itu diterapkan di semua SPBU milik Pertamina. Tapi sebetulnya belum diwajibkan semua SPBU (milik swasta) menggunakan layanan itu. Hanya sebatas tahap pengembangan teknologi," kata Bagus.

"Lebih praktis, dan untuk mengubah mindset costumer. Bisa disebut solusi dari Pertamina juga. Selama ini kan banyak juga yang berfikir petugas SPBU curang. Jadi konsumen bisa mencoba melakukan sendiri pengisian BBM," tandasnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help