TribunJateng/

Waduh, Ada Kecelakaan di SMPN 7 Semarang di Hari Pertama Sekolah, Para Siswa Baru Justru Disuruh

Sedikitnya 250 siswa-siswi baru kelas VII, mendapatkan pelatihan aman berkendara dari tim safety riding Astra Motor Jawa Tengah.

Waduh, Ada Kecelakaan di SMPN 7 Semarang di Hari Pertama Sekolah, Para Siswa Baru Justru Disuruh
ISTIMEWA
Siswa-siswi SMPN 7 Semarang diajak menganalisa kejadian kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. 

Dari identifikasi, siswa-siswi belajar menganalisa berbagai macam kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang terjadi di jalan raya.

"Para pelajar yang baru sehari merasakan bangku SMP tersebut dituntut untuk bisa melihat permasalahan yang terjadi pada beberapa kasus kecelakaan yang sering ditemukan," kata dia.

Kemudian mereka mencari faktor-faktor yang menyebabkan dan risikonya, serta memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terlihat.

"Dari pelatihan ini, para siswa SMP yang belum boleh naik motor bisa mengalisa kenapa sebuah kecelakaan bisa terjadi, penyebab dan resikonya. Diharapkan mereka paham, sehingga nanti pada saat tiba waktunya mengendarai sepeda motor mereka bisa berhati-hati," ujar Oke Desiyanto.

Melihat jalannya pelatihan edukasi safety riding di sekolahnya, Ketua Panitia MOS SMP Negeri 7 Semarang Subawa mengaku, materi yang disampaikan sangat relevan untuk siswa-siswi baru tersebut.

"Saya pun kaget saat melihat diluar, ada kondisi seperti reka adegan pada saat praktek. Saya berharap tim Honda berkenan untuk mendidik kelas-kelas lainnya pada waktu mendatang," lanjut Subawa.Â

Diketahui setiap tahunnya, secara rutin Astra Motor Jateng telah memberikan edukasi secara langsung setidaknya kepada 14.000 individu baik dari usia dini, hingga dewasa.

Terbaru, perseroan juga tengah giat membentuk Honda Safety Culture School kerja sama dengan institusi pendidikan di Jawa Tengah.

Sejauh ini, Honda Safety Culture School telah berjalan ditandai dengan penandatangan MoU dengan 58 sekolah yang bersedia mengikuti program.

"Pada program ini kami membina sekolah-sekolah agar bisa secara mandiri menerapkan perilaku safety riding dimulai dari lingkungan sekolah. Karena motor menjadi kendaraan utama yang digunakan para siswa," tutup Oke. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: bakti buwono budiasto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help