TribunJateng/
Home »

News

» Jakarta

Inilah Awal Kasus Bullying Siswa SMP di Thamrin City

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi terkait kejadian bullying siswa SMP

Inilah Awal Kasus Bullying Siswa SMP di Thamrin City
ist/facebook lambe turah
Cuplikan video yang dishare oleh akun Lambe Turah yang menunjukkan detik-detik bullying yang dilakukan terhadap seorang siswi SMP. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA- Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi terkait kejadian bullying siswa SMP terhadap siswa lain di Thamrin City, Jakarta Pusat.

Sopan mengatakan, masalah tersebut terjadi karena aksi saling ledek antara korban dan pelaku.

"Orang tuanya dipanggil, korban dan pelakunya sudah dipanggil. Semua sudah menceritakan duduk perkara berawal dari ledek-ledekan (lewat) handphone dan akhirnya minta ketemuan di Thamrin City. Di situ kejadiannya," ujar Sopan ketika dihubungi, Selasa (18/7/2017).

Sopan mengatakan korban dan pelaku juga sudah saling mengenal. Dengan demikian, kata Sopan, kejadian bullying tersebut tidak berkaitan dengan masa orientasi siswa di sekolah.

"Jadi di luar dari masa pengenalan lingkungan sekolah. Itu hanya sesama teman tetapi mungkin ada gesekan apa yang menyebabkan kejadian kekerasan. Semua sudah saling menyadari," ujar Sopan.

Dalam video yang viral di media sosial tampak sekelompok siswa dan siswi mengenakan seragam sekolah SMP sedang mem-bully seorang siswi. Siswi yang mengenakan seragam putih-putih tampak terpojok dikelilingi siswa dan siswi lainnya.

Seorang siswi tiba-tiba menjambak rambut korban hingga terjatuh. Seorang siswa juga ikut menjambak dan memukul kepala siswi tersebut.

Bukannya memisahkan, sejumlah siswa-siswi yang menonton malah meminta agar korban mencium tangan dua orang yang mem-bully dia. (*)

berita ini sudah diunggah Kompas.com dengan judul "Bullying" Siswa SMP di Thamrin City Berawal dari Ledek-ledekan

Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help