TribunJateng/

Penemuan Mayat

HEBOH, Dua Mayat Ditemukan di Bawen, Sebelum Meninggal Pamit Pulang ke Semarang

Bau tidak sedap muncul dari rumah kos milik Soemantri (62) yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Lingkungan Gandekan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan

HEBOH, Dua Mayat Ditemukan di Bawen, Sebelum Meninggal Pamit Pulang ke Semarang
tribunjateng/suharno
EVAKUASI mayat di rumah kos milik Soemantri (62) yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Lingkungan Gandekan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Selasa (25/7/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, BAWEN - Bau tidak sedap muncul dari rumah kos milik Soemantri (62) yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Lingkungan Gandekan, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Selasa (25/7/2017) pagi.

Hal tersebut yang membuat sang pemilik rumah mendobrak pintu kamar yang terkunci dan menjadi sumber bau tidak sedap ini.

"Sekitar jam tujuh pagi (Selasa, Red), saya meminta bantuan penghuni kos (Trimanto, usia 24 tahun) untuk mendobrak salah satu pintu kamar terkunci dan menjadi asal bau yang menyengat," kata Soemantri.

Saat pintu yang didobrak terbuka, penghuni kamar kos tersebut yakni Sofyan Razali (28), warga Jalan Pandansari, Kecamatan Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, ditemukan tidak bernyawa.

"Saya terakhir bertemu Sofyan, tiga hari yang lalu. Katanya pamit mau pulang ke Semarang. Tetapi, tiba-tiba dia meninggal dunia di kamar," sambungnya.

Melihat korban sudah tidak bernyawa, Soemantri kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Bawen.

Kapolsek Bawen, Yulius Herlinda mengatakan korban tewas lantaran gantung diri memakai tali rafia yang diikatkan ke teralis jendela.

"Belum diketahui penyebab korban melakukan aksinya ini. Kami masih meminta keterangan dari para saksi," ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan di hari yang sama, Selasa (25/7/2017), ada penemuan mayat juga Dusun Kali Putih, Desa Polosiri, Kecamatan Bawen.

Jenazah atas nama Kasdi (90) warga Dusun Kali Putih, Desa Polosiri, Kecamatan Bawen, ditemukan tewas di perkebunan jati daerah tersebut.

Warga setempat yakni Murni (52) yang sedang mencari kayu bakar di area perkebunan tersebut yang pertama kali menemukan korban.

Kapolsek mengatakan saksi pertama itu berteriak histeris saat melihat korban kemudian melaporkannya kepada warga lalu warga meneruskannya ke petugas.

"Mayat korban ditemukan sudah membusuk. Kami telah meminta keterangan dari keluarga korban yang mengatakan korban telah menghilang sejak seminggu lalu dan menurut keluarga, korban memang sudah pikun serta sering berpergian sendiri," tandasnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help