TribunJateng/

Indonesia Bantah Tembak Kapal Vietnam di Laut Cina Selatan, Aan Sebut Hanya Mengusir

Otoritas militer Indonesia membantah tudingan tentang penembakan kapal ikan berbendera Vietnam di Laut Cina Selatan yang melukai empat nelayan.

Indonesia Bantah Tembak Kapal Vietnam di Laut Cina Selatan, Aan Sebut Hanya Mengusir
SETPRES/AGUS SUPARTO
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Otoritas militer Indonesia membantah tudingan tentang penembakan kapal ikan berbendera Vietnam di Laut Cina Selatan yang melukai empat nelayan, Minggu lalu.

Insiden tersebut terjadi sepuluh hari setelah Indonesia menamai landas kontinen yang berbatasan dengan Laut Cina Selatan sebagai Laut Natuna Utara.

Panglima Komando Armada Kawasan Barat TNI, Laksamana Muda Aan Kurnia mengatakan, tidak satupun personelnya yang berpatroli di perairan Natuna Utara telah menembak nelayan Vietnam, akhir pekan lalu.

Aan berkata, para personelnya yang beroperasi di KRI Wiratno-379 hanya berupaya mengusir dua kapal ikan Vietnam yang masuk ke zona ekonomi ekslusif Indonesia.

"Kami mendeteksi keberadaan dua kapal ikan Vietnam pada posisi empat nautical miles, masuk ke landas kontinen Indonesia. Saat didekati, tiba-tiba dua kapal itu melaksanakan penggelapan," kata Aan melalui keterangan tertulis, Selasa (25/7/2017).

Aan memaparkan, haluan dua kapal Vietnam itu sempat mengarah dan mendekat hingga jarak 30 meter ke haluan KRI Wiratno.

"Karena membahayakan, kami berikan tembakan peringatan satu butir peluru ke udara dengan senjata jenis SS1," ujar Aan.

Usai tembakan peringatan itu, menurut Aan, dua kapal Vietnam langsung mengubah haluan dan meninggalkan landas kontinen Indonesia.

Luka serius

Pemerintah Vietnam, seperti diberitakan Kantor berita Reuters, menyebut penembakan itu terjadi saat dua kapal ikan dari negara mereka berada 132 nautical miles atau 245 kilometer di sisi tenggara Pulau Con Dao. Pulau tersebut masuk wilayah administrasi Provinsi Ba Ria-Vung.

Halaman
12
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help