TribunJateng/

Pengusaha Batik Semarangan Kebanjiran Order pada Masa Masuk Sekolah

Banyak orangtua siswa terlihat mencari batik semarangan di beberapa toko di Kampung Batik.

Pengusaha Batik Semarangan Kebanjiran Order pada Masa Masuk Sekolah
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Tri Utomo menunjukkan koleksi batik di Omah Batik Ngesti Pandowo, Kampung Batik, Semarang Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tangan Puji Lestari (34) sibuk membolak-balikkan kain batik di Omah Batik Ngesti Pandowo, Kampung Batik, Kecamatan Semarang Timur, Rabu (26/7/2017).

Ia datang bersama anaknya memilih batik yang akan dipakai untuk seragam sekolah.

Namun, tak sembarang batik yang dia cari.

Puji hanya mencari batik yang bermotif ikon Kota Semarang.

"Saya nyari batik semarangan untuk seragam sekolah anak. Untuk seragam batik, SMP anak saya menyerahkan ke orangtua memilihnya sendiri," kata Puji kepada Tribunjateng.com.

Kedatangannya ke Omah Batik Ngesti Pandowo merupakan kali kedua.

Selasa (25/7/2017), Puji tak mendapat baju batik yang diinginkan.

Alasannya, stok telah habis.

"Saya diminta datang lagi karena batiknya akan diambilkan dari pengrajin. Saya datang hari ini. Alhamdulillah ada barangnya," lanjut warga Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, ini.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help