Duh, Harga Garam di Temanggung Naik Empat Kali Lipat

Kelangkaan dan melesatnya harga garam terjadi hampir di tiap wilayah, satu di antaranya di Temanggung, Jawa Tengah.

Duh, Harga Garam di Temanggung Naik Empat Kali Lipat
Tribunjogja
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul mengeluhkan kenaikan garam, Senin (24/7/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG- Kelangkaan dan melesatnya harga garam terjadi hampir di tiap wilayah, satu di antaranya di Temanggung, Jawa Tengah.

Bahkan di sini, harga garam ada yang melonjak hingga empat kali lipat.

Berdasarkan pantauan di Pasar Kliwon Rejo Amertani di Temanggung, Kamis (27/7), selain melonjkanya harga, garam kualitas bagus di beberapa kios sudah kosong.

Seorang pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Kholifah mengatakan minimnya pasokan garam telah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Ia menyebutkan garam grosok yang sebelumnya hanya dijual Rp 3 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp 6 ribu per kilogram, garam batangan dari Rp 2.500 per bungkus menjadi Rp 7.500 per bungkus.

Kemudian garam halus yang semula hanya Rp 4.500 per pak (isi 20 bungkus), kini menjadi Rp 18.500 per pak atau jika dijual eceran semula Rp 500 per bungkus menjadi Rp 1.200 per bungkus.

"Garam kualitas bagus, bahkan sudah langka sejak tiga bulan lalu bahkan saat ini stok garam di kios saya sudah kosong, khususnya garam halus," katanya.

Ia berharap pasokan garam kembali normal sehingga harganya juga kembali normal.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar kelangkaan garam ini segera dapat diatasi," sambungnya.

Hal yang sama disampaikan seorang konsumen, Sulastri yang mengatakan agar pemerintah untuk segera mengambil tindakan agar harga garam segera terkendali, karena garam merupakan salah satu komponen paling penting dalam kebutuhan sehari hari, khususnya sebagai bumbu memasak.

Halaman
123
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help