Wali Kota Semarang, Hendi, Luncurkan Germas, Ajak Bergerak Hindari Stroke

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mendorong masyarakat untuk aktif menggerakkan badan

Wali Kota Semarang, Hendi, Luncurkan Germas, Ajak Bergerak Hindari Stroke
istimewa
Hendi Ajak Bergerak Hindari Stroke 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mendorong masyarakat untuk aktif menggerakkan badan sebagai upaya peningkatan aktivitas fisik sehari-hari. Upaya ini merupakan satu dari tiga fokus utama Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang diluncurkan di Halaman Balaikota Semarang, Jumat (28/7/2017).

Pencanangan dihadiri pula oleh para Direktur RS Negeri dan Swasta di Kota Semarang, Organisasi Profesi, Ketua Forum Kota Sehat, Camat dan Lurah Kota Semarang. Pencanangan Germas dilakukan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Kota Semarang.

Bersamaan dengan pencanangan Germas ini, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan RS connect Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi yang dilakukan oleh direktur dan pimpinan 6 RS Negeri dan Swasta di Kota Semarang mulai dari RSUP Dr. Karyadi, RS Tugu Rejo, RS. KRMT WOngsonegoro, RS Telogorejo dan RS Elizabeth dan RS Pantiwiloso Citarum.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, mengatakan gerakan ini berfokus pada tiga tindakan preventif dan promotif yakni mendorong aktivitas fisik teratur dan terukur, konsumsi sayur dan buah serta pemeriksaan dan deteksi dini penyakit secara rutin. Tak hanya gerakkan jempol tangan dengan gadget.

"Kemajuan teknologi memudahkan kita dan membuat hampir semua urusan bisa terpenuhi dengan hanya menggunakan jempol saja. Mau pesen makan nggak usah jalan, tinggal pakai aplikasi ojek online, mau transfer uang nggak usah ke ATM, tinggal pakai internet banking, dan seterusnya. Penurunan aktifitas fisik itulah yang harus menjadi perhatian karena memberikan efek negatif tubuh," ujarnya.

Kecenderungan angka kesakitan dan kematian, kata Hendi, didominasi oleh penyakit tidak menular di antaranya stroke, jantung, atau kanker. Hal ini, salah satunya dipicu pola hidup keseharian yang kurang sehat dan kurang gerak. Karenanya, Germas perlu terus didorong sehingga terwujud masyarakat yang sadar, mau dan mampu berpola hidup sehat dalam kesehariannya.

"Harus digalakkan komitmen mewujudkan masyarakat sehat sebagai salah satu program prioritas di lima tahun pemerintahan. Kesehatan, menurutnya adalah pondasi dasar dalam mewujudkan kesejahteraan serta masyarakat adil dan makmur," ujarnya.

Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran serta menggalakkan kegiatan, forum komunikasi serta silaturahmi bagi para penggiat kesehatan di Kota Semarang.

"Alhamdulillah saya sampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama seluruh rumah sakit negeri dan swasta di Kota Semarang yang mau menerima dan memberi pelayanan BPJS dan Jamkesmaskot," ujarnya.

Kemauan dan kebersamaan ini patut diapreasiasi sebagai komitmen bersama memberikan pelayanan kesehatan masyakat kelas bawah tanpa hambatan.Pencanangan Germas ini dimeriahkan pula dengan berbagai kegiatan seperti senam bugar bersama, test kebugaran dan kesehatan gratis, pameran kesehatan hingga pembagian sayur dan buah gratis.

(*)

Penulis: galih permadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved