Liga 2 Indonesia

Persis Solo Pertanyakan Soal Sanksi Komdis PSSI

Keputusan Komdis PSSI yang menjatuhkan hukuman pada Persis Solo membuat manajemen kecewa.

Persis Solo Pertanyakan Soal Sanksi Komdis PSSI
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO/DOK
Pelatih Persis Widyantoro mengikuti konferensi pers seusai pertandingan menjamu PSIS di Manahan, Kamis (6/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Keputusan Komdis PSSI yang menjatuhkan hukuman pada Persis Solo membuat manajemen kecewa. Ya, keputusan tersebut ditujukan kepada klub kebanggaan Solo, lantaran pada laga tandangnya menghadapi tim tuan PSIR Rembang, yang diwarnai kericuhan antar suporter kedua tim itu, Persis Solo enggan melanjutkan sisa waktu laga.

Sehingga, Komisi Displin (Komdis) pun harus menjatuhkan beberapa hukuman kepada tim berjuluk Laskar Samber Nyawa itu.

Hukuman yang diterima Persis Solo selain harus menanggung hukuman bermain tanpa dukungan penonton pada dua laga kandang saat menjamu Sragen United serta Persiba Bantul, juga dikenai hukuman pengurangan nilai 3 (WO atas PSIR Rembang dengan kalah 3-0), serta denda sebesar Rp 100 juta.

Keputusan Komdis tersebut tertuang dalam surat bernomor 072/L2/KD-PSSI/VII/2017 serta 073/L2/KD-PSSI/VII/2017 yang dikirim ke email resmi klub Persis Solo.

Atas keputusan tersebut, CEO Persis Solo, Bimo Putranto mempertanyakan dasar keputusan Komdis yang dinilai mencederai sportifitas tersebut. Bimo pun juga sempat tidak menerima hasil keputusan tersebut.

"Ada apa dengan PSSI, atas dasar apa hukuman itu diberikan kepada kami?," kata Bimo Minggu (30/7/2017).

Bimo menilai, sanksi Komdis tersebut sebagai kelucuan karena seolah mempreteli kekuatan Persis Solo.

Alasannya, lanjut Bimo, karena di saat yang sama, pihak Panitia Penyelenggara (Panpel) PSIR Rembang sama sekali tidak dinilai melakukan kelalaian, karena gagal menyelenggarakan pertandingan dengan aman.

Namun terkait langkah resmi manajemen, Bimo mengaku akan berbicara lebih lanjut dengan Sigid Haryo Wibisono sebagai owner Persis Solo. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help